Pertandingan melawan PSIM Yogyakarta menjadi ujian penting bagi Dewa United dalam menjaga momentum persaingan di papan atas klasemen. Kemenangan menjadi target utama Banten Warriors sebelum kompetisi memasuki jeda internasional atau FIFA Matchday.
Dewa United sendiri datang ke Yogyakarta dengan kondisi jadwal yang cukup padat. Tim besutan Osmar Loss hanya memiliki waktu istirahat selama tiga hari setelah meraih kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang dalam ajang I.League Cup 2026/27, Selasa, 3 November.
Struickl Siap Habis-habisan
Meski demikian, padatnya jadwal pertandingan tidak mengurangi kepercayaan diri Rafael Struick dan rekan-rekannya. Penyerang berusia 23 tahun itu menilai pertandingan terakhir sebelum jeda internasional justru menjadi kesempatan bagi seluruh pemain untuk memberikan kontribusi maksimal."Saya setuju dengan apa yang disampaikan pelatih. Jadwal kami pekan ini memang sangat padat, dan laga besok adalah pertandingan terakhir sebelum jeda FIFA," ujar Rafael Struick dalam konferensi pers menjelang pertandingan. Struick bahkan menegaskan bahwa Dewa United tidak memiliki alasan untuk tampil setengah hati. Ia ingin seluruh pemain mengerahkan 100 persen energi demi menutup rangkaian pertandingan sebelum jeda internasional dengan hasil positif.
"Karena ini laga terakhir sebelum libur jeda internasional, saya rasa kami bisa tampil habis-habisan dan mengerahkan 100 persen energi besok," tegasnya.
Struick Tak Gentar Hadapi PSIM di Yogyakarta
Menghadapi PSIM Yogyakarta di kandangnya tentu bukan perkara mudah bagi Dewa United. Dukungan suporter tuan rumah dan kekuatan Laskar Mataram saat bermain di hadapan publik sendiri menjadi tantangan tersendiri bagi tim tamu.Namun, Rafael Struick memastikan Dewa United tidak datang sekadar untuk menjalani pertandingan. Ia menegaskan bahwa target tim tetap sama seperti laga-laga lainnya, yakni membawa pulang tiga poin. Menurutnya, setiap pertandingan di kompetisi liga memiliki arti penting. Karena itu, status sebagai tim tamu bukan alasan bagi Dewa United untuk mengurangi ambisi meraih kemenangan.
"Pada akhirnya, ini adalah satu laga kompetitif yang tingkat kepentingannya sama besarnya dengan laga-laga lain di liga. Jadi kami datang dengan satu tujuan, yaitu mengincar kemenangan, dan semoga besok kami bisa membawanya pulang ke Banten," pungkas Struick.
Dengan motivasi tinggi dan tekad untuk tampil maksimal, Dewa United berharap mampu melewati tantangan PSIM Yogyakarta sekaligus menjaga persaingan di papan atas Super League 2026/27. Pertandingan ini juga menjadi momentum penting bagi Banten Warriors untuk menutup agenda kompetisi sebelum jeda FIFA Matchday dengan hasil terbaik.