Di tengah jalannya pertandingan, para suporter Persib Bandung penghuni tribun utara atau yang dikenal sebagai Northen Wall membentangkan spanduk besar bertuliskan “SHUT UP KDM”. Aksi tersebut langsung menarik perhatian di stadion maupun di media sosial, serta memicu beragam reaksi dari warganet.
Spanduk tersebut diketahui merupakan bentuk protes dari suporter terhadap dugaan penggunaan nama klub sebagai pencitraan dari tokoh politik. Berdasarkan informasi dari akun Instagram @fanaticfootball__, Aksi protes dari suporter Persib Bandung diduga muncul setelah Gubernur Jawa Barat saat ini yaitu Dedi Mulyadi yang kerap disapa KDM mengunggah informasi mengenai bantuan dana sebesar Rp1 miliar dari Maruarar Sirait untuk Persib melalui akun media sosial pribadinya.
Baca Juga :
Hasil Super League: Tembok Kokoh Frigeri Paksa Persib Berbagi Poin, Takhta Maung Bandung Terancam
Secara kritis, aksi ini mencerminkan keresahan suporter terhadap potensi penggunaan identitas klub sebagai sarana pencitraan politik. Meski bantuan finansial dimaksudkan untuk mendukung prestasi tim, publikasi oleh pejabat publik di tengah dinamika politik dinilai dapat mengganggu independensi klub.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak klub maupun pemerintah daerah terkait aksi suporter tersebut. Namun, peristiwa ini menambah dinamika dalam hubungan antara sepak bola dan ranah politik di Indonesia.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News