Sesmenpora Gatot S Dewa Broto. (Foto: MI/Susanto)
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto. (Foto: MI/Susanto)

Kemenpora Imbau Liga 1 Tiru Protokol Kesehatan Kompetisi Eropa

Olahraga liga 1 indonesia
Kautsar Halim • 29 Juli 2020 21:22
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meminta Liga 1 Indonesia yang akan bergulir pada 1 Oktober mendatang menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan melakukan tes reaksi berantai polimerase (PCR) atau bukan tes cepat (rapid test).
 
"Pertama adalah pada saat masuk itu harus di-swab PCR. Dulu ada yang menawarkan rapid test karena lebih murah, tapi bukan masalah murah atau tidaknya, melainkan potensi body contact-nya tinggi," ujar Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto dalam diskusi daring di Graha BNPB, Rabu (29/7/2020)
 
Gatot mengatakan, tes kesehatan saat melanjutkan kompetisi harus dilakukan secara ketat. Hal tersebut merujuk pada aturan yang dikeluarkan oleh federasi-federasi sepak bola di Eropa seperti Inggris, Spanyol, dan Jerman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, para pemain di benua Eropa melakukan tes PCR secara berkala, baik itu beberapa hari sebelum bertanding maupun sesudah pertandingan. Hasilnya pun sudah terbukti karena tidak ada pemain yang dilaporkan positif hingga berakhirnya musim 2019--2020.
 
"Tapi sekali lagi, ingat lebih baik kita patuh pada peraturan kesehatannya daripada kemudian melampiaskan karena ini sudah bosan, sudah menunggu lama. Enggak ada maksud dari gugus tugas atau pemerintah untuk membatasi," kata dia.
 
Ia juga berharap kepada klub untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap para pemain yang tidak ada pertandingan. Apalagi, PSSI dan PT. LIB akan memusatkan sebagian markas tim di Yogyakarta.
 
"Saya bercanda ke beberapa manajer (klub sepak bola) jangan sampai nanti di Yogyakarta menjadi klaster baru karena DIY kan relatif stabil gitu," tutup dia. (ANT)
 

(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif