Pertandingan berlangsung ketat sebelum drama terjadi pada masa tambahan waktu. PSM harus bermain dengan 10 orang setelah Agung Mannan menerima kartu merah langsung.
Persebaya kemudian mendapat hadiah penalti, tetapi Alex Martins gagal mencetak gol setelah eksekusinya harus diulang dan kembali digagalkan kiper Muhammad Ardiansyah.
Tambahan tiga poin membawa PSM naik ke peringkat ke-10 klasemen sementara dengan delapan poin. Sebaliknya, Persebaya turun ke posisi kesembilan dengan sembilan poin setelah menelan kekalahan pertamanya musim ini.
Babak Pertama PSM vs Persebaya Berjalan Ketat
Persebaya lebih dahulu mencoba mengancam pertahanan PSM. Pada menit ketiga, Rachmat Irianto menciptakan peluang bagi tim tamu, tetapi belum menghasilkan gol.
PSM merespons melalui sejumlah upaya serangan. Sergio Aguero dan Rizky Eka Pratama mencoba membuka ruang di lini pertahanan Persebaya, sementara Lars Veldwijk berusaha memanfaatkan peluang di area berbahaya.
Kedua tim beberapa kali melepaskan tembakan, tetapi belum mampu mengubah kedudukan. Pertahanan masing-masing kesebelasan mampu meredam ancaman sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Persebaya memasukkan Alex Martins dan Toni Firmansyah saat jeda untuk menambah daya serang. Pergantian tersebut menjadi bagian dari upaya tim tamu mencari gol pada babak kedua.
Gol Bunuh Diri Yuran Fernandes Pecah Kebuntuan
PSM akhirnya memimpin pada menit ke-74 melalui gol bunuh diri Yuran Fernandes.
Gol bermula dari penetrasi Lars Veldwijk ke kotak penalti Persebaya. Penyerang PSM tersebut kemudian mengirimkan bola ke area depan gawang, tetapi upaya Yuran untuk menghalau bola justru membuatnya masuk ke gawang sendiri.
Kiper Persebaya, Reza Arya Pratama, tidak mampu mencegah bola melewati garis gawang. PSM pun unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Persebaya berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. PSM berupaya menjaga keunggulan sambil meredam serangan lawan.
Kartu Merah Agung Mannan dan Drama Penalti
Ketegangan memuncak pada menit ke-93. Agung Mannan melakukan pelanggaran terhadap Risto Mitrevski di kotak penalti sehingga wasit Yudi Nurcahya memberikan hadiah penalti kepada Persebaya sekaligus mengeluarkan kartu merah langsung untuk pemain PSM tersebut.
Alex Martins maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil ditepis Muhammad Ardiansyah. Wasit kemudian memerintahkan penalti diulang setelah menilai kiper PSM bergerak lebih dahulu dari garis gawang.
Alex kembali mengambil tendangan dari titik putih. Namun, Ardiansyah sekali lagi berhasil menggagalkan eksekusi tersebut.
Kegagalan memanfaatkan penalti membuat Persebaya kehilangan kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Meski harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain, PSM mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang.
PSM Naik ke Peringkat 10, Persebaya Turun Satu Posisi
Kemenangan atas Persebaya membawa perubahan pada klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.
PSM Makassar kini mengoleksi delapan poin dari enam pertandingan, hasil dua kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan. Juku Eja naik dari peringkat ke-14 ke posisi ke-10 setelah meraih tiga poin di kandang sendiri.
Sementara itu, Persebaya tetap mengoleksi sembilan poin dari enam laga, dengan catatan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan. Bajul Ijo turun dari peringkat kedelapan ke posisi kesembilan setelah gagal menambah poin di Parepare.
Di papan atas, Persija Jakarta masih memimpin klasemen dengan 15 poin, diikuti Dewa United dengan 14 poin dan Bali United dengan 12 poin. Persaingan masih ketat karena sejumlah tim di papan tengah memiliki perolehan poin yang berdekatan.