Kritik keras dari tribun utara untuk Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. (Foto: Instagram @indonesiafootball_fans)
Kritik keras dari tribun utara untuk Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. (Foto: Instagram @indonesiafootball_fans)

Persib Bandung

Viral Spanduk “Shut Up KDM” di Laga Persib vs Arema, Ini Respons Dedi Mulyadi

Alfa Mandalika • 26 April 2026 19:29
Ringkasnya gini..
  • Laga Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion GBLA diwarnai aksi protes Bobotoh melalui spanduk bertuliskan "Shut Up KDM".
  • Protes ini dipicu oleh kekhawatiran suporter terhadap potensi gangguan profesionalisme tim akibat janji bonus miliaran rupiah dari Dedi Mulyadi.
  • Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi mengklarifikasi bahwa bonus tersebut merupakan bentuk dukungan transparan dari pihak swasta untuk memotivasi target hattrick juara Persib.
Bandung: Pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat, 24 April 2026, diwarnai pemandangan mencolok di tribun utara. Sebuah spanduk berukuran besar dengan tulisan "Shut Up KDM" dibentangkan oleh Bobotoh sejak awal babak kedua hingga laga berakhir.
 
Spanduk berwarna putih dengan kombinasi tulisan merah dan hitam tersebut diduga kuat merupakan bentuk teguran keras kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
 
Para pendukung merasa pengumuman bonus yang kerap disampaikan pria yang akrab disapa KDM itu di media sosial justru dapat mengganggu konsentrasi serta profesionalisme para pemain dalam mengejar target juara.
 

Respons Dedi Mulyadi


Menanggapi aksi tersebut, Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya pada Minggu (26/4). Alih-alih merasa tersinggung, Dedi justru menyampaikan apresiasi atas kritik yang dilayangkan para pendukung fanatik tim berjuluk Maung Bandung tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih atas spanduk yang dibentangkan. Saya yakin itu didasarkan pada keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh kepentingan politik," ujar Dedi dalam videonya.
 
Dedi menjelaskan bahwa pengumuman bonus sebesar Rp1 miliar per pertandingan di media sosial merupakan bentuk transparansi. Menurutnya, dana tersebut berasal dari Maruarar Sirait, yang ia sapa "Asep Ara Sirait", sebagai bentuk kecintaan terhadap klub.
 

Detail Bonus Rp5 Miliar


Dalam klarifikasinya, Dedi mengungkapkan bahwa total bonus yang disiapkan mencapai Rp5 miliar untuk lima pertandingan tandang. Kesepakatan ini muncul setelah adanya pertemuan antara dirinya, Maruarar Sirait, dan manajemen papan atas Persib Bandung.
 
"Secara spontan, Bang Ara menyampaikan akan memberikan bonus masing-masing Rp1 miliar untuk lima pertandingan tandang dari total tujuh laga tersisa. Ini adalah dukungan agar Persib bisa meraih hat-trick juara tiga kali berturut-turut," tambahnya.
 
Dedi juga menegaskan bahwa dirinya sudah berkonsultasi dengan pihak manajemen klub mengenai regulasi pemberian bonus ini. Pihak manajemen menyatakan tidak ada pelanggaran aturan dalam pemberian apresiasi finansial tersebut.
 
Di akhir pernyataannya, Dedi Mulyadi meminta agar publik tidak lagi memperdebatkan masalah ini di media sosial. Ia berharap seluruh elemen, baik suporter maupun pejabat, kembali fokus memberikan dukungan moral agar Persib Bandung dapat mengunci gelar juara musim ini.
 
"Selamat bertanding habis-habisan, bukan berdebat habis-habisan di media sosial," pungkasnya.
 
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan