Logo PT Liga Indonesia Baru (Dok. LIB)
Logo PT Liga Indonesia Baru (Dok. LIB)

LIB Diminta Bayar Subsidi Klub Bukan Hanya Saat Kompetisi Dimulai

Olahraga liga indonesia
Rendy Renuki H • 03 Juli 2020 13:25
Jakarta: PSSI telah memastikan akan melanjutkan kompetisi Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 2020 Oktober nanti. Namun, Presiden Persiba Balikpapan Gede Widiade meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator tetap membayar subsidi klub, bukan hanya saat kompetisi dimulai.
 
Melainkan sejak awal periode terhentinya kompetisi, yakni mulai 16 Maret lalu hingga Oktober nanti. Pasalnya tak sedikit klub mengalami carut marut finansial saat menuju kompetisi dilanjutkan.
 
Apalagi diakui Gede, sejauh ini LIB belum tuntas menyelesesaikan kewajiban subsidi klub. Baru subsidi tahap pertama yang diterima, jumlahnya sekitar 20 persen saja (sekitar Rp250 juta), dari total subsidi satu tahun sebesar Rp1,15 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau menurut saya yang sangat urgent ini adalah bridging finance dari LIB. Karena subsidi mereka baru turun satu kali, bridging finance untuk Maret sampai Oktober ini perlu dipertimbangkan karena banyak klub yang tidak mampu," kata Gede Widiade saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 2 Juli.
 
"Kita jangan bicara Oktobernya (saat kompetisi dilanjutkan), tapi kita bicara sampai Oktober ini status hukumnya bagaimana? Pemain bagaimana? Ofisial bagaimana? Karyawan bagaimana? LIB harus memikirkan, jangan tutup mata seolah-olah hanya Oktober."
 
"Ini banyak klub yang sudah kolaps sebelum Oktober. Ini harus dipikirkan, jangan sampai tutup mata semua, kasihan seluruh klub ini, 24 klub Liga 2, 18 klub Liga 1, ini mereka harus dipikirkan, Mereka untuk mencapai Oktober ini bridging-nya dari mana," sambung eks Direktur Utama Persija Jakarta.
 
Gede meminta LIB untuk menjalankan kewajiban yang telah disepakati tersebut. Pasalnya subsidi itu akan digunakan untuk biaya persiapan setiap klub menyongsong bergulirnya kembali kompetisi.
 
Permintaannya pun tak muluk-muluk. Ia menilai LIB tak perlu menambahkan jumlah subsidi, hanya diminta membayar yang sudah disepakati saja. Karena masih banyak dana yang dibutuhkan klub, termasuk Persiba untuk persiapan menuju kembali bergulirnya kompetisi Oktober nanti.
 
"(LIB) harus bicara dengan kita enggak mampu atau mampu (bayar subsidi), mari kita bicarakan. Bukan saling menyalahkan, kasihan klub. Anggapan klub pasti ada duit, ternyata nanti LIB enggak ada dana. Kan kasihan juga, LIB kasihan, klub juga kasihan," pungkasnya.
 

(REN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif