Ilustrasi medcom.id
Ilustrasi medcom.id

Wabah Virus Korona

Bos Bhayangkara Keberatan Liga 1 Dilanjutkan

Patrick Pinaria • 12 Juni 2020 17:55
Jakarta: Direktur Operasional (COO) Bhayangkara FC Sumardji pesimistis dengan rencana PSSI melanjutkan Liga 1 Indonesia 2020 pada September. Tak hanya karena masalah kasus korona yang masih melanda, ia juga mengkhawatirkan kondisi keuangan klubnya ketika kompetisi kembali bergulir.
 
Rencana melanjutkan Liga 1 Indonesia 2020 sudah diumumkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Ia ingin kompetisi paling bergengsi di Tanah Air tersebut bisa kembali bergulir pada September.
 
Namun, PSSI sedang mempertimbangkan sejumlah prosedur agar kompetisi tetap berjalan aman lantaran pandemi korona masih melanda Indonesia. Salah satunya adalah menggelar semua pertandingan di Pulau Jawa.

Kemudian, ada beberapa perubahan regulasi yang sedang dipertimbangkan PSSI ketika Liga 1 bergulir. Di antaranya adalah kompetisi akan berakhir tanpa degradasi, terdapat perubahan kontrak pemain, dan kenaikan subsidi.
 
"Ini sebenarnya sulit (menggelar sebuah pertandingan Liga 1 di Pulau Jawa). Sekarang kita lihat Jawa Timur sedang merah-merahnya (zona hitam), jadi bingung jika melihat kondisi ini. Kalau dipaksakan mungkin bisa saja ini dilakukan. Tapi, itu harus pertandingan tanpa penonton", ujar Sumardji lewat situs resmi Bhayangkara.
 
"Saya sebenarnya bingung mau jawab apa, permasalahan kami sebenarnya ada di sponsor. Kalau liga dijalankan September atau Oktober, kami mau minta dana ke sponsor sulit untuk mencairkannya karena terlalu mepet, jadi posisinya sekarang kami sulit. Namun, kalau memang PSSI sudah meminta liga kembali berjalan, ya kami tetap harus ada dalam bagian dari kompetisi itu," tambahnya.
 
Liga 1 Indonesia 2020 baru menggelar tiga pekan pertandingan. Sejauh ini, Bhayangara tercecer di posisi ke-11 klasemen sementara dengan mengoleksi tiga poin. (Bhayangkara-Footballclub)
 

Video: Kompetisi Sepak Bola Kembali Bergulir, Stadion GBK Siap Dipakai Lagi
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan