Alexander Jeremejeff menjadi penentu kemenangan Persija Jakarta pada laga tersebut. Striker asing anyar Macan Kemayoran itu mencetak gol yang membuat Borneo FC harus mengawali kompetisi tanpa raihan poin.
Kekalahan di kandang sendiri menjadi bahan evaluasi bagi Mauro Jeronimo. Namun, pelatih Borneo FC itu meminta performa tim tidak hanya dinilai dari hasil pertandingan karena skuad Pesut Etam masih dalam proses membangun tim baru.
Mauro Tetap Optimistis
Mauro Jeronimo mengakui kekalahan dari Persija menjadi catatan negatif bagi Borneo FC. Kendati demikian, ia menilai timnya tetap menunjukkan sejumlah hal positif sepanjang pertandingan.
“Kami kalah, jadi evaluasinya negatif karena kekalahan tersebut. Namun dalam sepak bola saya tahu kalian hanya melihat hasilnya. Kami sebagai profesional di industri ini harus melihat performa tim,” ujar Mauro Jeronimo dalam konfrensi pers usai pertandingan dikutip dari laman resmi I-League.
Menurut Mauro, proses membangun tim baru tidak dapat langsung menghasilkan permainan yang sempurna. Borneo FC memiliki lebih dari 24 pemain baru sehingga membutuhkan waktu untuk menemukan koneksi antarpemain sekaligus membentuk identitas permainan.
Situasi tersebut membuat Mauro tidak ingin terburu-buru memberikan penilaian terhadap skuadnya hanya berdasarkan hasil pertandingan pertama.
Mauro Tegaskan Pesut Etam Segera Bangkit
Selain memiliki banyak pemain baru, Borneo FC juga diperkuat sejumlah pemain muda. Mauro percaya kombinasi tersebut dapat berkembang menjadi kekuatan bagi timnya sepanjang musim.
“Kami juga memiliki banyak pemain muda, dan saya yakin meskipun kami kalah jika kami bisa mempertahankan semangat seperti yang kami tunjukkan hari ini dan terus menciptakan peluang seperti yang telah kami lakukan, saya yakin kami akan memenangkan banyak pertandingan,” imbuhnya.
Pelatih asal Brasil tersebut percaya Borneo FC memiliki potensi untuk mendapatkan hasil lebih baik apabila mampu mempertahankan intensitas permainan dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.
Kekalahan dari Persija membuat Borneo FC mengawali BRI Super League 2026/2027 tanpa poin dan menempati posisi ke-13 klasemen sementara. Meski demikian, Mauro tidak melihat kekalahan tersebut sebagai gambaran akhir perjalanan Borneo FC musim ini. Ia masih memiliki waktu untuk memperbaiki permainan sekaligus membangun koneksi di antara para pemain barunya.
(Muhammad Zaidan Rizky)