Meskipun peluang itu kini juga bergantung pada hasil pertandingan tim lain, pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, memastikan motivasi anak asuhnya sama sekali tidak surut. Pelatih asal Belanda tersebut mengakui kekalahan menyakitkan lewat skema sepak pojok pada laga sebelumnya telah mengubah peta persaingan.
Percaya Keajaiban
Padahal, Dewa United sempat berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk mengunci tiket empat besar. Kendati situasi kini lebih sulit, juru taktik berusia 63 tahun itu meminta anak asuhnya untuk tidak memikirkan hasil tim kompetitor dan fokus penuh mengamankan tiga poin di kandang sendiri.Jadwal Super League Hari Ini: Arema Jamu PSIM di Pekan Terakhir
"Tentu ambisinya tetap sama, yakni menutup musim setinggi mungkin di klasemen. Tetapi jika Persebaya memenangkan pertandingannya, maka semuanya tidak lagi sepenuhnya berada dalam kendali kami," ujar Riekerink dalam sesi konferensi pers di Dewa United Arena, Tangerang, Kamis (21/5) siang.Fokus Menang
"Kami tetap harus melakukan apa yang harus kami lakukan, karena pada akhirnya peluang itu masih ada. Semuanya masih mungkin terjadi. Jadi kami ingin menyelesaikan musim ini dengan cara terbaik," pungkasnya.Dewa United saat ini bercokol di posisi enam klasemen sementara dengan 53 angka dari 33 laga. Mereka hanya berselisih dua poin dengan Persebaya Surabaya yang berada di peringkat empat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News