Empat tim telah memastikan tiket ke semifinal, yakni Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persija Jakarta. Persib yang keluar sebagai juara Grup A akan menghadapi Persija Jakarta selaku runner-up Grup B. Sementara itu, Persebaya Surabaya sebagai juara Grup B akan berhadapan dengan Arema FC yang finis sebagai runner-up Grup A.
Bali Dipilih Demi Faktor Keamanan
Sejak awal turnamen, panitia memang belum menetapkan lokasi semifinal. Keputusan baru diambil setelah seluruh pertandingan fase grup selesai digelar sekaligus mempertimbangkan potensi pertemuan antarklub yang memiliki rivalitas tinggi.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengatakan penunjukan Bali sebagai tuan rumah semifinal dan final telah mendapat persetujuan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir.
"Saya tetapkan semifinal dan final, sesuai persetujuan Ketua Umum PSSI Pak Erick, tempatnya adalah di Bali," kata Maruarar Sirait dalam konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu.
Menurut Maruarar, faktor keamanan menjadi pertimbangan utama panitia mengingat dua pertandingan semifinal mempertemukan klub-klub dengan sejarah rivalitas panjang.
"Tentu pertimbangan keamanan adalah nomor satu, karena keselamatan, keamanan penting. Kita harus pertimbangkan semua. Tapi kita juga ingin suatu saat di Surabaya," ujarnya.
Hadiah Juara Naik Menjadi Rp8 Miliar
Selain mengumumkan lokasi pertandingan, panitia juga memastikan adanya kenaikan hadiah bagi juara Piala Presiden 2026.
Hadiah juara meningkat dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar sebagai bentuk apresiasi kepada klub yang berhasil menjadi kampiun turnamen pramusim tersebut.
Baca Juga :
Jadwal Pramusim Klub Top Eropa 4-10 Agustus 2026: Chelsea ke Jakarta, Juventus Bentrok dengan Inter
"Hadiah juara Piala Presiden 2026 naik dari Rp6 miliar menjadi Rp8 miliar. Jadi, semangat untuk semua klub," ujar Maruarar.
Panitia Pastikan Semifinal Tanpa Penonton
Melalui akun resmi media sosial Piala Presiden, panitia juga mengumumkan bahwa pertandingan semifinal tidak dibuka untuk penjualan tiket penonton.
"Diberitahukan kepada seluruh suporter bahwa pertandingan Semifinal Piala Presiden 2026 tidak dibuka untuk penjualan tiket penonton," tulis pernyataan resmi Piala Presiden.
Panitia mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket dari pihak mana pun serta selalu mengikuti informasi melalui kanal resmi Piala Presiden.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli tiket dari pihak mana pun dan selalu mengikuti informasi melalui kanal resmi Piala Presiden."
Dengan keputusan tersebut, seluruh suporter hanya dapat menyaksikan pertandingan semifinal melalui siaran langsung televisi maupun layanan streaming resmi.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda