PSM Makassar (dok. Super League)
PSM Makassar (dok. Super League)

PSM Makassar

PSM Bertekad Akhiri Puasa Kemenangan Lawan Persis

Gregorius Gelino • 04 April 2026 13:22
Ringkasnya gini..
  • PSM terakhir kali menang di kandang pada November lalu.
  • PSM belum emrasakan kemenangan sama sekali dalam lima laga terakhir.
  • Persis akan jadi lawan berat karena mengantongi modal positif di laga sebelumnya.
Parepare: PSM Makassar mengusung misi krusial untuk mengakhiri paceklik kemenangan kandang saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora B. J. Habibie, Sabtu, 4 April.
 
Skuat berjuluk Juku Eja tersebut bertekad mengamankan poin penuh demi menjaga marwah markas mereka yang belum kembali mencicipi kemenangan dalam kurun waktu lima bulan terakhir.
 
"Kita semua sama-sama tahu bahwa kita sudah lama sekali belum menang lagi di BJ Habibie. Terakhir kita menang di sini itu di November lawan PSBS Biak," ujar asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, saat memberikan keterangan dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.

Amiruddin mengakui bahwa menghadapi Persis Solo bukan perkara mudah mengingat tim tamu datang dengan modal positif usai menumbangkan Bali United pada laga sebelumnya. Tingginya kepercayaan diri Laskar Sambernyawa menjadi alarm bagi lini pertahanan PSM untuk tetap waspada sepanjang laga.

Baca juga: Modal Kerja Keras, Savio Yakin PSM Tekuk Persis

Meski bermain di bawah tekanan suporter sendiri, tim pelatih menginstruksikan para penggawa Juku Eja untuk tetap tenang. Amiruddin menekankan pentingnya aspek psikologis agar para pemain tidak terbebani oleh catatan buruk di laga-laga kandang sebelumnya.
 
"Saya sudah sampaikan ke pemain bahwa bermain dengan enjoy tapi penuh tanggung jawab," tegasnya.
 
Evaluasi menyeluruh pun telah dilakukan, terutama menyangkut ketahanan mental yang sering kali menjadi titik lemah saat tim bermain di depan publik sendiri. Kondisi internal PSM juga menjadi sorotan setelah pelatih kepala, Tomas Trucha, dipastikan absen mendampingi tim di pinggir lapangan.
 
"Untuk masalah pelatih, pastinya kami masih menjalin komunikasi dengan Coach Trucha karena sampai hari ini statusnya masih sebagai head coach PSM Makassar," jelas Amiruddin.
 
Absennya Trucha menuntut staf pelatih untuk bekerja lebih ekstra dalam menjaga ritme permainan. Amiruddin mengklaim bahwa secara keseluruhan, performa mentalitas pemain menunjukkan progres yang positif dari hari ke hari selama sesi latihan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan