Ilustrasi sepak bola (dok. Medcom.id)
Ilustrasi sepak bola (dok. Medcom.id)

Progres Terbaru Pembangunan Jakarta International Stadium

Olahraga sepak bola
Rendy Renuki H • 05 Januari 2021 18:30
Jakarta: PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama KSO WIKA Gegung, Jaya Kontruksi, dan PP menyampaikan progres terbaru pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
 
Progres stadion dengan standar FIFA itu telah mencapai 43,1007 persen di pekan ke-70 pembangunannya, atau pada periode 25 Desember-31 Desember 2020. Artinya terdapat deviasi positif 1,4285 persen dari target 41,6721 persen.
 
"Meski tidak mudah dan penuh tantangan, namun kita bisa buktikan bahwa salah satu milestone kebangaan proyek yang dibangun oleh Jakpro dapat kita selesaikan sesuai target, bahkan realisasinya lebih dari target," kata Corporate Communications Manager Jakpro, Melisa S Sjach, Selasa (5/1/2021).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


JIS yang mengusung konsep sustainability dan smart stadium technology diharapkan bisa berperan membangung pondasi sport industry di Jakarta dan Indonesia.
 
Sebagai fasilitas olahraga publik, nantinya JIS akan sekaligus menjadi titik pertemuan ekonomi dengan partisipasi masyarakat, inovasi perkotaan, dan pariwisata di wilayah utara Jakarta yang saling berkaitan.
 
Dengan begitu, JIS menjadi simpul ekonomi baru di Ibukota. Sehingga dapat turut serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.
 
"Hal ini sesuai dengan arahan pak Gubernur Anies Baswedan bahwa JIS juga berperan sebagai wadah bertemunya semua unsur yang ada di Ibu kota bahkan hingga internasional, sehingga sepak bola bisa menjadi media untuk mempersatukan segala macam perbedaan di tengah masyarakat," lanjut Melisa. 
 
Stadion JIS juga dilengkapi dua lapangan latih yang baru saja diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, 28 Desember 2020 lalu. Kedua lapangan latihan itu menjadi lapangan sepak bola pertama di Indonesia yang menggunakan rumput hybrid berstandar internasional.
 
Dengan menggunakan rumput hybrid, lapangan dapat digunakan hingga 1.000 jam pertandingan bila dibandingkan hanya menggunakan rumput natural, yakni hanya 300 jam pertandingan. Selain itu, rumput hybrid memiliki daya serap air yang baik.
 
Artinya air akan lebih cepat turun hingga lapisan terbawah rumput. Sesuai standar FIFA, genangan air di lapangan JIS dirancang tidak lebih dari 10 detik.
 
(ASM)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif