Pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Dok. Persija)
Pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Dok. Persija)

Persija Jakarta

Persija Bantah STY Disanksi KFA 10 Tahun dan Tetap Beri Dukungan Penuh

Alfa Mandalika • 26 Juli 2026 18:30
Ringkasnya gini..
  • Persija Jakarta membantah kabar yang menyebut Shin Tae-yong (STY) dijatuhi sanksi 10 tahun oleh Korea Football Association (KFA).
  • Setelah berkomunikasi langsung dengan KFA, Persija memastikan hukuman yang diterima STY berdurasi satu tahun dan hanya berlaku di lingkungan sepak bola Korea Selatan.
  • Meski menghormati keputusan KFA, manajemen tetap memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk memimpin Macan Kemayoran. Persija kini fokus mempersiapkan tim menghadapi Piala Presiden Elite 2026 dan Super League 2026/2027.
Jakarta: Persija Jakarta membantah kabar yang menyebut pelatih kepala Shin Tae-yong (STY) dijatuhi sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama 10 tahun oleh Korea Football Association (KFA) atau Federasi Sepak Bola Korea Selatan. Manajemen Macan Kemayoran memastikan informasi tersebut tidak sesuai dengan hasil komunikasi langsung yang dilakukan bersama KFA.
 
Shin Tae-yong yang resmi direkrut Persija Jakarta pada Juni 2026 sebelumnya diberitakan sejumlah media Korea Selatan menerima sanksi berat usai KFA menggelar rapat Komite Fair Play pada awal Juli 2026.
 
Keputusan resmi kemudian disampaikan pada Jumat, 24 Juli 2026 waktu setempat. Dalam pemberitaan media Korea Selatan, KFA disebut menjatuhkan hukuman berupa larangan melatih selama 10 tahun. Meski demikian, seluruh sanksi tersebut hanya berlaku di lingkungan sepak bola Korea Selatan.
 

Persija Bantah Sanksi Larangan 10 Tahun Melatih

 
Menanggapi kabar yang beredar, manajemen Persija langsung menjalin komunikasi dengan KFA. Dari hasil komunikasi tersebut, klub memperoleh informasi bahwa Shin Tae-yong tidak dijatuhi sanksi selama 10 tahun sebagaimana diberitakan sebelumnya.
 
 
"Persija memastikan setiap informasi yang beredar diklarifikasi secara akurat demi menjaga profesionalisme klub dan kondusivitas seluruh elemen tim," tulis Persija dalam rilis resmi klub, Minggu (26/7).
 
Persija juga mengungkapkan terdapat dua informasi dalam pemberitaan media Korea Selatan yang kurang tepat. Salah satunya terkait durasi hukuman yang diterima Shin Tae-yong.
 
"Sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong berdurasi satu tahun. Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA," tulis Persija dalam pernyataannya.
 

Persija Beri Dukungan Penuh Terhadap STY

 
Meski begitu, Persija tetap menghormati keputusan KFA dan menegaskan tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Shin Tae-yong untuk melanjutkan tugasnya membangun tim menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
 
"Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija," ujar Prapanca dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Macan Kemayoran, Minggu (26/7/2026).
 
Prapanca juga memastikan bahwa isu yang kini berkembang tidak memengaruhi persiapan tim. Seluruh elemen Persija tetap fokus menatap agenda kompetisi yang sudah di depan mata.
 
"Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden Elite 2026 dan Super League 2026/2027," tambahnya.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan