Bali United memiliki dua hari ekstra untuk bersiap, sebuah keuntungan yang berpotensi menentukan hasil akhir pertandingan. Bentrokan keduanya dijadwalkan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2).
"Mereka (Bali United) memiliki dua hari lebih banyak dari kami untuk mempersiapkan pertandingan dan memulihkan diri. (Karena itu) saat ini fokus kami adalah melihat siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak," ujar pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi kebugaran pemain masih menjadi tanda tanya besar, mengingat ada sejumlah pemain yang dipastikan absen akibat cedera dan akumulasi kartu. Diketahui setidaknya lima pemain Bajul Ijo harus menjadi penonton.
Mereka yang absen karena harus menjalani sanksi larangan bermain adalah Bruno Moreira, Milos Raickovic, dan Toni Firmansyah. Sementara pemain lain, yakni Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes dalam masa pemulihan cedera.
Meski demikian, Tavares menegaskan Persebaya tidak akan menyerah pada keadaan. Ia menilai Bali United tetap berbahaya, terutama setelah kekalahan dari Persik Kediri yang berpotensi memicu reaksi keras.
"Kami tahu pertandingan di sana akan sangat sulit. Bali United punya tim yang bagus dan mereka pasti akan bermain keras. Kami harus fokus dari menit pertama sampai akhir jika ingin mendapatkan hasil," tegasnya.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan kedalaman skuat tim asal Kota Pahlawan tersebut menjadi kunci karena absennya beberapa pemain justru membuka peluang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan. Sebuah keyakinan yang diuji oleh waktu dan tekanan di Pulau Dewata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News