Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares (dok. Persebaya Surabaya)
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares (dok. Persebaya Surabaya)

Persebaya Surabaya

Persebaya Wajib Sabar Hadapi Persijap

Gregorius Gelino • 30 Oktober 2026 12:59
Ringkasnya gini..
  • Tavares meminta anak asuhnya tidak meremehkan Persijap meski masih berada di dasar klasemen Super League 2026/2027.
  • Persijap diprediksi menerapkan low block dan mengandalkan serangan balik. Persebaya diminta bermain sabar, disiplin, dan tidak mudah terpancing emosi.
  • Bermodalkan kemenangan 3-1 atas Madura United, Persebaya yang kini berada di peringkat ketujuh dengan 12 poin bertekad kembali meraih kemenangan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Surabaya: Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, meminta anak asuhnya tidak meremehkan Persijap Jepara meski calon lawannya tersebut masih terpuruk di dasar klasemen Super League 2026/2027. Menurutnya, Persijap tetap menjadi lawan berbahaya yang berpotensi menyulitkan Bajul Ijo pada pertandingan pekan kedelapan.

Persebaya akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat, 30 Oktober, malam. Bermain di hadapan pendukung sendiri dan bermodalkan kemenangan 3-1 atas Madura United pada pekan sebelumnya, Persebaya tentu membidik hasil positif untuk melanjutkan tren kemenangan.

Namun, Bernardo Tavares menilai pertandingan melawan Persijap tidak akan berjalan mudah. Pelatih asal Portugal tersebut memprediksi tim tamu bakal menerapkan strategi bertahan dengan blok rendah atau low block, kemudian mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam pertahanan Persebaya.

"Mereka kemungkinan besar akan menerapkan pertahanan low block serta mencoba mengulur waktu agar pemain kami merasa frustrasi atau gugup. Selain itu, mereka juga akan mengandalkan counter attack dan transisi permainan," ujar Bernardo Tavares.

Minta Persebaya Main Sabar

Menghadapi kemungkinan strategi bertahan Persijap, Tavares menekankan pentingnya kesabaran dan kedisiplinan para pemain Persebaya. Menurutnya, Bajul Ijo harus mampu mengontrol permainan tanpa terburu-buru ketika kesulitan menembus pertahanan lawan.

Pasalnya, pendekatan permainan Persijap juga menyimpan potensi ancaman tersendiri. Ketika Persebaya terlalu banyak mengirim pemain ke depan untuk membangun serangan, tim tamu bisa memanfaatkan ruang kosong melalui skema serangan balik.

Tavares pun tidak hanya melihat posisi Persijap di klasemen sementara. Dia turut mempelajari rekam jejak Laskar Kalinyamat ketika menghadapi sejumlah tim kuat di kompetisi musim ini.

Rekam Jejak Persijap Jadi Peringatan bagi Persebaya

Bernardo Tavares mengingatkan bahwa sejumlah tim unggulan harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan ketika berhadapan dengan Persijap Jepara. Borneo FC hanya mampu menang tipis 1-0, sementara Persib Bandung mengamankan kemenangan dengan skor 2-1. Dewa United juga membutuhkan waktu hingga menit ke-79 untuk mencetak gol pembuka sebelum akhirnya menang 2-0. Bahkan, gol kedua Dewa United baru tercipta pada masa tambahan waktu.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Persijap memiliki kemampuan untuk memberikan perlawanan sengit meskipun menghadapi tim yang secara kualitas dan posisi klasemen lebih diunggulkan.

"Jika kita melihat rekam jejak mereka, banyak tim yang kesulitan saat menghadapi mereka. Borneo menang 1-0, Persib menang 2-1, dan Dewa United menang 2-0 meskipun gol pertama Dewa baru tercipta pada menit ke-79 melalui situasi sepak pojok, dan gol kedua terjadi di masa tambahan waktu. Mereka bahkan sempat menahan imbang Jepara," tutur Tavares.

Situasi tersebut menjadi alasan kuat bagi pelatih Persebaya itu untuk meminta para pemain tetap waspada. Status Persijap sebagai penghuni dasar klasemen tidak boleh membuat Bajul Ijo kehilangan fokus sepanjang pertandingan.

Persijap Punya Motivasi Tambahan

Selain faktor strategi, Tavares juga menyoroti motivasi Persijap yang diperkirakan meningkat setelah berhasil mendapatkan poin pertamanya di kompetisi musim ini. Karena itu, Persebaya harus mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan. Tavares ingin anak asuhnya tetap rendah hati, menjaga konsentrasi, dan tidak terlalu cepat memikirkan hasil akhir sebelum mampu mengatasi tantangan dari Persijap.

"Jadi, pertama-tama, kita harus rendah hati dalam mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk laga ini, dan kita harus siap menghadapi semua situasi yang telah saya sebutkan tadi," kata Bernardo Tavares.

Pertandingan Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara pun menjadi momentum penting bagi Bajul Ijo untuk meneruskan tren positif setelah kemenangan atas Madura United. Saat ini, Persebaya menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan koleksi 12 poin. Kemenangan atas Persijap akan menjadi peluang bagi Bajul Ijo untuk memperbaiki posisi sekaligus menjaga konsistensi performa.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan