“Sejujurnya, saya terkejut dengan situasi yang sangat menyenangkan saat pertama kali datang ke sini. Memang saya memiliki banyak teman dari Brasil, tetapi bukan hanya mereka. Semua pemain lokal juga menerima saya dengan sangat baik. Jadi, semuanya terasa benar-benar positif,” tutur Paulo.
Tak hanya soal lingkungan tim, Paulo juga mengaku tidak menemui kendala berarti dalam beradaptasi dengan kondisi cuaca di Indonesia. Pengalamannya merumput di berbagai negara membuat proses penyesuaian berjalan lebih mudah.
“Sebenarnya cukup mirip dengan iklim tropis di Brasil, jadi bagi saya hampir sama. Saya pun sudah pernah berada di berbagai tempat, seperti Timur Tengah dan Eropa. Jadi saya pikir seiring waktu jadi lebih mudah untuk beradaptasi,” ujarnya.
Lebih jauh, Paulo mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer pertandingan yang dirasakan saat Persija berlaga. Momen debutnya ketika Persija menaklukkan Persita 2-0 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang (30/1), menjadi pengalaman yang membekas.
Ia juga sempat merasakan langsung energi luar biasa dari tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno saat menyaksikan laga kandang Persija kala menjamu Madura United FC (23/1).
“Atmosfernya luar biasa. Saya tahu itu pertandingan tandang, tapi stadion hampir penuh. Saya menonton pertandingan kandang kami 1-2 minggu lalu saat kami menang 2-0. Itu luar biasa. Atmosfer yang hebat,” ucap Paulo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News