Melalui unggahan di akun Instagram resmi @officialpersebaya, pihak manajemen mengingatkan kembali fungsi esensial dari sebuah tribun stadion. Dengan kampanye bertajuk “No Flare Let’s Care”, Persebaya menegaskan bahwa tribun seharusnya menjadi ruang yang inklusif, aman, dan ramah bagi semua kalangan, termasuk anak-anak dan keluarga yang ingin menikmati pertandingan dengan penuh suka cita.
"Tribun seharusnya jadi tempat yang aman dan nyaman untuk menyalurkan semangat kepada tim kebanggaan. Di sana ada anak kecil, keluarga, dan banyak orang yang datang untuk menikmati pertandingan dengan aman dan penuh suka cita. Masih banyak cara untuk mendukung tim tanpa membahayakan sekitar," tulis pernyataan resmi Persebaya.
Manajemen juga mengajak Bonek dan Bonita untuk tetap mempertahankan marwah sebagai kelompok suporter yang dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi, terutama saat terjadi bencana. Dukungan loyal kepada tim diharapkan berjalan selaras dengan kepedulian terhadap keselamatan sesama penonton.
Panpel Pertebal Pengamanan dan Screening Ketat
Untuk memastikan jalannya pertandingan pamungkas ini berlangsung tertib dan kondusif, Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya bersama pihak kepolisian akan memperketat lini pertahanan di pintu masuk. Proses screening atau pemeriksaan barang bawaan suporter akan dilakukan jauh lebih mendalam di setiap gerbang Stadion GBT.Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, menegaskan imbauannya agar seluruh suporter yang hadir memberikan dukungan langsung secara bersih tanpa melibatkan benda-benda berbahaya yang berpotensi merugikan klub maupun orang lain.
"Kami mengimbau seluruh Bonek dan Bonita untuk mematuhi aturan yang berlaku, tidak membawa flare, petasan, maupun benda berbahaya lainnya agar pertandingan dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif," tutur pria yang akrab disapa Vinno tersebut.
Persebaya vs Persik Tidak Tayang di TV Nasional
Ada hal berbeda terkait hak siar pada laga penutup musim kali ini. Pertandingan sengit antara Persebaya melawan Persik Kediri dipastikan tidak akan disiarkan melalui stasiun televisi nasional, Indosiar. Duel ini hanya dapat diakses secara langsung melalui layanan streaming berbayar, Vidio.Vinno menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil lantaran pihak stasiun televisi memprioritaskan slot siaran langsung untuk pertandingan lain yang menjadi penentu gelar juara Super League musim ini.
"Berdasarkan komunikasi kami dengan pihak I.League dan Indosiar, pertandingan Persebaya melawan Persik memang tidak tayang di Indosiar. Namun laga tetap bisa disaksikan secara live melalui Vidio," jelas Vinno. Meski tanpa sorotan kamera televisi nasional, manajemen Persebaya menjamin atmosfer di dalam Stadion GBT akan tetap meriah. Manajemen telah menyiapkan rangkaian hiburan menarik di dalam stadion agar ribuan Bonek dan Bonita bisa menikmati momen perpisahan kompetisi musim ini dengan berkesan, sekaligus menjadi bahan bakar energi bagi skuad Bajol Ijo untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News