Keputusan tersebut membuat Persija harus menjalani laga kandang dengan status tim musafir karena Persija tidak dapat menggunakan stadion yang biasa menjadi pilihan untuk pertandingan kandang di Jakarta sehingga harus mencari lokasi alternatif untuk menjamu Java United.
SUGBK Dipersiapkan untuk FIFA Asean Cup
Sebelumnya, SUGBK tercantum sebagai lokasi pertandingan Persija melawan Java United. Namun, stadion yang berada di kawasan Senayan, Jakarta, tersebut harus disterilkan setelah digunakan untuk pertandingan Persija kontra Persib Bandung pada Sabtu, 12 September 2026.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, memastikan SUGBK tidak lagi digunakan untuk pertandingan setelah duel Persija melawan Persib. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi rumput stadion.
SUGBK dipersiapkan untuk agenda FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Karena itu, kondisi lapangan menjadi salah satu perhatian utama sebelum turnamen digelar.
JIS Juga Tak Bisa Digunakan
Persija sebenarnya masih memiliki pilihan lain untuk tetap bermain di Jakarta. Macan Kemayoran sebelumnya juga mendaftarkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu stadion alternatif kepada I.League.
Namun, stadion tersebut juga tidak dapat digunakan untuk pertandingan Persija melawan Java United. Pasalnya kini, JIS tengah dipersiapkan untuk menggelar konser penyanyi asal Kanada, The Weeknd yang akan berlangsung pada 26 dan 27 September 2026.
Kondisi itu membuat Persija harus mencari stadion lain di luar Jakarta. Setelah mempertimbangkan pilihan yang tersedia, Macan Kemayoran akhirnya memilih Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali.
Pemilihan stadion tersebut membuat Persija harus melakukan perjalanan ke Bali untuk melakoni pertandingan yang secara status tetap menjadi laga kandang. Dukungan suporter menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan karena Persija tidak bermain di Jakarta.
Meski berstatus tuan rumah, Persija tidak akan mendapatkan keuntungan bermain di stadion yang selama ini menjadi markas mereka. Macan Kemayoran harus beradaptasi dengan kondisi lapangan, perjalanan, serta atmosfer pertandingan di Bali.
Dengan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai venue, Persija kini harus mengalihkan fokus dari persoalan kandang menuju persiapan pertandingan. Macan Kemayoran dituntut tetap tampil maksimal untuk mengamankan poin saat menghadapi Java United pada 19 September mendatang.
(Muhammad Zaidan Rizky)