Logo Persikabo 1973 (Dok. LIB)
Logo Persikabo 1973 (Dok. LIB)

Waduh, Manajeman Persikabo 1973 Laporkan Eks Pemainnya Alex Dos Santos ke Polisi

Rendy Renuki H • 30 November 2021 19:49
Jakarta: Manajemen Persikabo 1973 melaporkan eks pemainnya Alex Dos Santos ke Polisi. Langkah itu diambil karena pemain asal Brasil itu telah melakukan tindakan pencemaran nama baik.
 
Alex dianggap mencemarkan nama baik klub dan juga nama baik Presiden Persikabo 1973 Bimo D.P Wirjasoekarta secara pribadi. Tindakan pencemaran nama baik dan menyebarkan berita bohong dilakukan Alex di unggahan akun media sosialnya.
 
Eks pemain Persela itu mengatakan jika tidak mendapatkan kewajiban gajinya pada saat Liga 1 2020 dihentikan akibat pandemi Covid-19. Bimo menegaskan apa yang disampaikan Alex tidak benar dan tidak sesuai fakta.

"Apa yang dilakukan Alex Dos Santos telah mencermarkan nama baik Persikabo 1973 sebagai klub sepak bola profesional di tanah air. Tentu ini secara tidak langsung juga mempermalukan sepak bola Indonesia. Karena itu, kami melaporkan dia ke polisi untuk menjaga marwah klub professional di tanah air," jelas Bimo lewat pernyataan resminya, Selasa 30 November 2021.
 
Bimo menegaskan, manajemen Persikabo 1973 telah memenuhi semua kewajiban bagi pemain sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam surat keputusan Federasi Sepak bola Indonesia, PSSI, di masa pandemi Covid 19 pada 2020.
 
Pihak manajemen tetap memberikan fasilitas rumah, mobil dan fasilitas kesehatan, bila mana dia sakit atau cedera. Soal gaji, pemotongan 25 persen dari bulan berjalan karena pandemi Covid-19 pada 2020 sudah sesuai SKEP PSSI.
 
Bahkan di awal kontrak, Alex juga sudah menerima uang muka dan juga dua bulan pertama dia menerima 100 persen. Pada bulan September 2020 dia memohon untuk mendapatkan tambahan dan telah dipenuhi menjadi 40 persen untuk bulan september.
 
Menurut Bimo, tidak ada yang tidak diakomodir keinginan pemain 31 tahun tersebut. Soal sekolah anak yang dia keluhkan, menurutnya itu bukan tanggungan klub, karena di kontrak memang tidak dicantumkan.
 
Terkait kasus ini, Bimo mengaku sangat kecewa mengingat, pihak manajemen selalu mengutamakan penyelesaian terbaik dengan jalan musyawarah. Semua pemain Persikabo 1973 pun telah menyepakati apa yang menjadi kebijakan klub.
 
"Kami selalu mengedepankan penyelesaian masalah dengan cara terbaik melalui musyawarah. Namun, Alex justru memilih cara yang lain. Sebagai klub profesional, kami juga tidak mau dipermalukan dan diinjak-injak pemain asing. Kami mengambil tindakan untuk menjaga martabat kami dan marwah klub profesional di tanah air," tegas Bimo.
 
Pernyataan Alex juga membuat nama baik Bimo tercemar. Padahal selama mengurusi Persikabo 1973 sejak Desember 2018, tidak ada permasalahan seperti ini. Semua urusan dengan pemain lokal ataupun asing berjalan lancar. 
 
"Secara pribadi nama saya pun ikut tercemar dan bisa menjadi catatan  negatif buat karier saya. Padahal, semua kebijakan yang diambil klub selalu mengacu pada regulasi yang ada," tutup Bimo.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan