Bek sekaligus kapten tim Persija Jakarta, Rizky Ridho (Dok.Persija)
Bek sekaligus kapten tim Persija Jakarta, Rizky Ridho (Dok.Persija)

Persija Jakarta

Persija Finis di Posisi Ketiga, Rizky Ridho Ucapkan Permintaan Maaf Kepada Jakmania

Alfa Mandalika • 14 Mei 2026 18:21
Ringkasnya gini..
  • Persija Jakarta dipastikan mengakhiri kompetisi Super League 2025/2026 di peringkat ketiga klasemen.
  • Menanggapi kegagalan mencapai target juara tersebut, kapten tim Rizky Ridho secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada The Jakmania atas hasil yang tidak sesuai harapan.
  • Meski kecewa, Ridho menegaskan bahwa seluruh tim telah berjuang maksimal melewati pasang surut musim ini.
Jakarta: Persija Jakarta telah dipastikan mengakhiri perjalanan di Super League 2025/2026 dengan menempati posisi ketiga klasemen akhir. Kepastian tersebut didapat setelah Macan Kemayoran menelan kekalahan dari Persib Bandung pada pekan ke-32 yang berlangsung Minggu, 10 Mei 2026.
 
Hasil itu membuat target Persija untuk finis di dua besar sekaligus bersaing dalam perebutan gelar juara dipastikan gagal tercapai. Meski kompetisi masih menyisakan dua pertandingan, Persija sudah tidak mungkin mengejar Borneo FC yang berada di posisi runner-up.
 
Tim asuhan Persija kini mengoleksi 65 poin dan unggul cukup jauh atas Dewa United FC yang berada di bawahnya dengan 53 poin. Namun, selisih 10 angka dari Borneo FC membuat posisi Persija dipastikan terkunci di peringkat ketiga.
 

Permintaan Maaf Ridho kepada The Jakmania

 
Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyampaikan permintaan maaf kepada suporter setia Persija, The Jakmania, karena gagal memenuhi target musim ini.
 
Dikutip dari laman resmi Persija, Ridho mengakui posisi ketiga bukan hasil yang diharapkan seluruh pemain maupun pendukung sejak awal musim. Meski demikian, ia menilai tim sudah berusaha memberikan performa terbaik sepanjang kompetisi.
 
“Musim ini masih menyisakan dua laga, tetapi posisi Persija sudah dipastikan berada di peringkat ketiga. Posisi akhir klasemen ini jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan. Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, the Jakmania,” ujar Ridho.
 
Bek berusia 24 tahun tersebut juga menilai perjalanan Persija musim ini dipenuhi tantangan. Ia menyebut pasang surut performa merupakan hal yang wajar dalam sepak bola, tetapi seluruh pemain harus belajar dari kesalahan yang terjadi.
 
“Musim yang tidak mudah. Ups and downs dalam sepak bola memang merupakan hal yang wajar, tetapi yang terpenting kami harus mengambil pelajaran dari setiap kesalahan yang dibuat. Namun, yang bisa saya pastikan, tim ini telah berusaha berada di jalur yang lebih baik dari tahun ke tahun,” tutup Ridho.
 

Persija Siapkan Evaluasi Menyeluruh

 
Meski gagal mencapai target utama musim ini, Persija tetap berkomitmen menyelesaikan dua laga tersisa dengan hasil maksimal. Ridho memastikan evaluasi besar akan dilakukan demi memperbaiki performa tim pada musim depan.
 
Menurutnya, pembenahan harus dilakukan di seluruh elemen tim agar Persija bisa kembali bersaing dalam perebutan gelar juara pada kompetisi berikutnya.
 
“Akhir kata, kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik. Setelah itu, akan ada evaluasi dan pembenahan di seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk meraih hasil yang lebih baik lagi untuk Persija,” pungkasnya.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan