Skuad Borneo FC. (Dok. I.league)
Skuad Borneo FC. (Dok. I.league)

Borneo FC

Borneo FC Waspadai Misi Kebangkitan PSIM di Markas Sendiri

Alfa Mandalika • 01 November 2026 11:44
Ringkasnya gini..
  • Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, meminta anak asuhnya mewaspadai motivasi PSIM Yogyakarta yang memburu kemenangan perdana di Super League 2026/2027.
  • Borneo datang dengan kepercayaan diri setelah lolos ke perempat final AFC Challenge League dan mengalahkan PSS Sleman.
  • Meski PSIM kehilangan dua pemain asing akibat sanksi Komdis PSSI, Mauro menilai tuan rumah tetap memiliki potensi memberikan perlawanan. Borneo pun dituntut tampil maksimal untuk membawa pulang tiga poin dari Bantul.
Jakarta: Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, meminta anak asuhnya mewaspadai motivasi tinggi PSIM Yogyakarta yang tengah memburu kemenangan perdana di Super League 2026/2027. Ia menilai tuan rumah tetap berpotensi memberikan perlawanan sengit meski sedang berada dalam tren negatif.
 
Borneo FC dijadwalkan bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada pertandingan pekan kedelapan Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 1 November 2026 sore.
 
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Pesut Etam untuk melanjutkan tren positif. Borneo sebelumnya memastikan langkah ke perempat final AFC Challenge League 2026/2027 setelah tampil impresif di fase grup.
   

Selain itu, Borneo juga membawa modal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman pada pertandingan pekan sebelumnya. Hasil tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain saat menghadapi PSIM.
 
Saat ini, Borneo FC menempati peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari enam pertandingan. Tambahan tiga poin dibutuhkan untuk memperbaiki posisi sekaligus membuka peluang kembali bersaing di papan tengah.
 

Mauro Jeronimo Ingatkan Ancaman Motivasi PSIM


Meski memiliki modal positif, Mauro Jeronimo tidak ingin anak asuhnya meremehkan kekuatan PSIM. Pelatih asal Spanyol tersebut menilai motivasi tuan rumah untuk meraih kemenangan perdana dapat menjadi ancaman bagi timnya.
 
Menurut Mauro, bermain di hadapan pendukung sendiri akan membuat para pemain PSIM berusaha memberikan kemampuan terbaik. Situasi tersebut perlu diantisipasi Borneo sejak awal pertandingan.
   

"Bermain di kandang sendiri di hadapan para pendukungnya, pemain mana pun yang diturunkan pasti akan memberikan kemampuan maksimalnya, bukan? Mereka tentu ingin meraih hasil terbaik," imbuhnya.
 
PSIM memang sedang menghadapi situasi sulit setelah belum berhasil meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan. Laskar Mataram baru mengumpulkan dua poin dari dua hasil imbang dan lima kekalahan.
 
Kondisi tersebut membuat PSIM membutuhkan hasil maksimal untuk memperbaiki posisi di klasemen. Saat ini, klub asal Yogyakarta itu masih tertahan di peringkat ke-17.
 

PSIM Kehilangan Dua Pemain Asing


Selain menghadapi tekanan akibat hasil pertandingan, PSIM juga harus menjalani laga ini dengan kondisi skuad yang tidak lengkap.
 
Dua pemain asing, Ze Valente dan Mauro Caballero, dipastikan absen akibat sanksi Komite Disiplin PSSI.
 
Meski demikian, Mauro menilai absennya sejumlah pemain tidak akan mengurangi potensi perlawanan PSIM. Ia meminta anak asuhnya tetap mengantisipasi kekuatan tuan rumah.
   

"Jadi, kita harus mengantisipasi bahwa meskipun ada satu atau dua pemain yang absen, tim mereka akan tetap kompetitif dan berjuang keras untuk menang," kata Mauro.
 
Ia juga menegaskan Borneo harus menunjukkan performa terbaik apabila ingin membawa pulang tiga poin dari Bantul.
 
"Oleh karena itu, kita harus tampil dalam performa terbaik agar bisa meraih tiga poin dan memenangkan pertandingan," sambungnya.
 

Borneo Waspadai Pengaruh Pelatih Baru PSIM


Mauro juga menyoroti kemungkinan perubahan permainan PSIM setelah kehadiran pelatih baru. Menurutnya, perubahan tersebut bisa menghadirkan pendekatan berbeda yang perlu diantisipasi Borneo.
 
Karena itu, ia meminta para pemain tetap fokus dan tidak terpaku pada catatan buruk PSIM dalam pertandingan sebelumnya.
 
"Kami memahami bahwa mereka sedang berada dalam fase yang mungkin mengalami perubahan, terutama dengan hadirnya pelatih baru. Namun, kami harus tetap fokus dan siap menghadapi apa pun yang akan ditampilkan oleh lawan dalam pertandingan ini. Kami sudah mempersiapkan diri dengan matang," pungkasnya.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan