Meski menghadapi lawan yang secara posisi klasemen jauh lebih unggul, PSIM Yogyakarta memiliki modal berharga untuk menghadapi pertandingan ini. Kemenangan perdana atas Borneo FC Samarinda pada pekan kedelapan menjadi suntikan motivasi bagi skuad Laskar Mataram.
Jika melihat klasemen sementara Super League 2026/2027, kedua tim memang memiliki perbedaan yang cukup mencolok. PSIM masih tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi lima poin. Sementara itu, Dewa United menempati posisi kedua dengan raihan 17 poin, hanya terpaut satu angka dari Persija Jakarta yang berada di puncak klasemen.
Namun, posisi klasemen bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil pertandingan. PSIM datang dengan semangat baru setelah berhasil menumbangkan Borneo FC dengan skor 2-1 pada laga kandang sebelumnya.
Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama PSIM pada musim ini dan diharapkan menjadi titik kebangkitan Laskar Mataram untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Kehadiran Risto Vidakovic Tambah Motivasi PSIM
Selain bermodal kemenangan atas Borneo FC, PSIM Yogyakarta juga mendapatkan energi baru melalui kehadiran pelatih kepala anyar, Risto Vidakovic. Pelatih asal Serbia tersebut sudah mulai memimpin sesi latihan bersama tim.Meski demikian, Risto kemungkinan belum dapat mendampingi PSIM dari pinggir lapangan saat menghadapi Dewa United karena masih terkendala proses administrasi. Caretaker PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo, menjelaskan bahwa tim pelatih telah memanfaatkan waktu persiapan yang relatif singkat untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan dari pertandingan sebelumnya.
“Kita punya waktu recovery relatif singkat, tapi tetap kita optimalkan. Kita juga sudah menjalani sesi latihan bersama coach Risto, kita benahi yang jadi kekurangan dari laga sebelumnya. Secara teknis besok kita lebih optimal, dan secara fisik pemain sudah mulai pulih,” kata Guntur dalam sesi konferensi pers.
Menurut Guntur, kehadiran Risto Vidakovic memberikan tambahan perspektif dan kekuatan bagi tim. Diskusi serta kolaborasi di antara jajaran pelatih diharapkan mampu membuat permainan PSIM semakin solid. “Kita diskusikan apa yang kita harapkan, apa yang akan kita kerjakan. Secara kolektif tim ini harusnya bisa lebih kuat, ini jadi nilai plus kita,” ujarnya.
Guntur menambahkan, meskipun waktu persiapan tidak terlalu panjang, seluruh anggota tim pelatih sepakat untuk saling membantu demi memaksimalkan kesiapan PSIM menghadapi Dewa United.
“Apa pun itu, kita sepakat saling membantu. Secara fisik, (besok) saya di pinggir lapangan. Tapi ada perspektif-perspektif baru apa yang harus saya lakukan, itu berasal dari coach Risto,” jelasnya.
Dewa United Bukan Lawan yang Mustahil Dikalahkan
Di sisi lain, Dewa United juga datang dengan catatan yang cukup menarik. Tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut baru saja menelan kekalahan pertamanya musim ini setelah takluk dari Arema FC.Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa persaingan Super League 2026/2027 semakin kompetitif. Tidak ada tim yang benar-benar tidak bisa dikalahkan, termasuk tim-tim yang saat ini berada di papan atas klasemen.
Guntur Cahyo Utomo menilai kekalahan Dewa United menjadi bukti bahwa setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Menurutnya, kesiapan fisik, kondisi mental, serta kesegaran pemain akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
“Super League saat ini makin kompetitif. Dewa United kalah dari Arema FC. Artinya, memang siapa pun punya peluang untuk dapat memenangi laga. Menurut saya, tim yang paling fresh, paling siap, mental siap, dia yang punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan,” ungkap Guntur.
Ia pun berharap tren positif PSIM setelah mengalahkan Borneo FC dapat terus berlanjut saat menghadapi Dewa United. Kehadiran pelatih kepala baru dan kemenangan pada pertandingan sebelumnya menjadi dua modal penting bagi Laskar Mataram untuk menghadapi tantangan kali ini.
“Dan kita ada di tren yang bagus, harapannya makin bagus lagi ke depannya. Datangnya pelatih baru dan kita dapat hasil bagus dari laga sebelumnya, ini modal yang bagus,” pungkasnya.