Hasil tersebut membuat langkah Persija dalam perburuan gelar juara semakin berat, seiring jarak poin yang kian melebar. Macan Kemayoran kini terpaut lima poin dari Borneo FC Samarinda di peringkat kedua dan sembilan poin dari Persib yang bertengger di puncak klasemen.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyadari bahwa timnya seharusnya tidak lagi kehilangan poin di tengah persaingan yang begitu ketat.
“Tim yang ingin menjadi juara tidak boleh membiarkan poin terbuang begitu saja, seperti yang kami alami dalam beberapa pertandingan terakhir. Kami kebobolan pada menit ke-49 saat menghadapi Borneo FC, yang merupakan salah satu pesaing terdekat. Kami juga kehilangan poin saat melawan Dewa United,” ujar Mauricio.
Baca Juga :
Drama Kartu Merah & Free Kick: Persija Jakarta Tumbang di Lampung, Dony Tri Pamungkas Angkat Bicara
Meski demikian, Mauricio tak ingin kesedihan dan kekecewaan berlarut-larut usai kekalahan dari Bhayangkara FC. Ia menegaskan tekadnya untuk segera bangkit dan mempersiapkan tim agar tampil lebih tangguh di sisa musim.
“Kami akan terus bekerja keras dan berjuang sekuat tenaga demi menghormati Persija. Klub telah memberikan segala yang kami butuhkan untuk bekerja secara maksimal hingga saat ini. Selama secara matematis peluang itu masih ada, kami akan terus berjuang hingga pertandingan terakhir musim ini,” tutur pelatih 52 tahun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News