Dua gol Badai Pasifik, julukan PSBS Biak dihasilkan oleh Eduardo Barbosa menit ke-36 dan Ruyery Blanco menit ke-82. Sementara empat gol Laskar Mataram, julukan tim tamu rasa tuan rumah, dihasilkan oleh Franco Ramos (15' dan 64') dan Ze Valente (69' dan 89').
Tambahan tiga poin membuat anak asuh Jean-Paul van Gastel nangkring di posisi enam klasemen sementara dengan 36 poin dari 23 laga. Sedangkan PSBS Biak semakin mendekati zona merah, yakni peringkat 15 dengan 18 poin. Baca juga Drama 6 Gol Warnai Hasil Imbang PSIM dengan 10 Pemain Bali United
Jalannya laga
PSIM membuka kran gol mereka pada menit ke-15. Berawal dari kerja sama Ze Valente dengan Ezequel Vidal yang memberikan umpan lob ke mulut gawang PSBS. Bola mudah saja disundul pemain belakang Franco Ramos yang maju ke depan. Skor menjadi 0-1 untuk PSIM.Perlu waktu lumayan bagi anak asuh Marian Mihail untuk menyamakan kedudukan. Luquinhas sukses memberikan umpan kepada Eduardo Barbosa menit ke-36. Sepakannya dari dalam kotak penalti menembus gawang PSIM yang dikawal Cahya Supriadi. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, Franco Ramos mencetak gol keduanya di laga tersebut. Lewat situasi sepak pojok, bek jangkung asal Argentina ini menanduk bola tanpa bisa dicegah kiper PSBS Biak Kadu meski sudah bereaksi. Skor 1-2 terjadi pada menit 64.
Di atas angin, Laskar Mataram semakin menjauh dengan gol ketiganya. Kali ini pengatur serangan Ze Valente membawa timnya menjauh dengan golnya menit ke-69. Berawal dari sepakan Deri Corfe yang bisa diblok Kadu, namun bola rebound mengarah ke Valente yang langsung mengeksekusi bola sedikit di luar kotak penalti. Skor menjadi 1-3 untuk keunggulan PSIM.
PSBS Biak sempat membuka asa kembali lewat gol yang dicetak Ruyery Blanco menit ke-82. Gol berawal dari umpan Sandro Anibal ke Ruyery di dalam kotak penalti dan tidak offside. Bola datar sukses diarahkan melewati adangan Cahya. Skor menjadi 2-3 masih untuk keunggulan PSIM.
Di pengujung laga, Ze Valente kembali mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan matang Yusaku, pemain kidal asal Argentina tersebut mencetak gol dengan spesialisasinya tersebut. Skor menjadi 2-4 dan bertahan hingga laga usai.
PSIM naik ke posisi enam klasemen dengan poin 36 dari 23 laga, melewati Persita. Sedangkan PSBS semakin mendekati zona merah dengan 18 poin. PSBS hanya menang selisih gol dari Persijap Jepara yang berada di zona merah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News