Namun, di balik keberhasilan ini, terdapat proses negosiasi alot, pergerakan senyap, serta strategi matang dari manajemen Pangeran Biru yang berhasil memikat sang pemain.
Rekomendasi Langsung Igor Tolic
Perburuan Peralta bermula dari rekomendasi pelatih kepala Persib, Igor Tolic, sesaat setelah musim lalu usai. Tolic menilai kepergian beberapa pilar lini depan meninggalkan celah besar yang harus segera diisi."Persib membutuhkan sosok penyerang sayap yang tak hanya cepat, tetapi juga cerdas secara taktis dan teruji di kompetisi tanah air," ungkap Tolic.
Strategi Operasi Senyap Manajemen Persib
Guna menghindari kebocoran informasi yang dapat memicu bidding war (perang harga) dari klub pesaing, Persib memilih meluncurkan operasi senyap.Baca juga: Persija Resmi Rekrut Nadeo Argawinata Hingga 2031
Igor Tolic membeberkan dua sosok kunci di balik kesuksesan transfer fantastis ini, yaitu CEO Persib, Glenn Sugita, yang memberi dukungan finansial dan Stanley Bernard yang menjadi negosiator ulung."Pak Glenn dengan energinya yang sangat besar dan investasinya menjadi dasar utama. Tanpa ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa," ujar Tolic.
"Lalu ada Pak Stanley yang melakukan perekrutan sepanjang tahun. Kami bukan klub kaya raya yang bisa membeli siapa saja, tetapi dengan seni bernegosiasi dari Stanley, kami berhasil mendatangkan pemain-pemain terbaik, dan Peralta salah satunya," tambahnya.
Misi Khusus yang Bikin Peralta Terpikat
Uang bukan satu-satunya alasan Peralta mau merapat ke Bandung. Manajemen Persib menyajikan pemaparan proyek olahraga yang sangat komprehensif seperti fasilitas modern, main di Asia, dan dukungan fans fanatik."Klub ini berada di level di mana meskipun penawaran uangnya tidak paling tinggi, pemain tetap ingin datang karena mereka mengejar kesuksesan. Mereka ingin menjadi bagian dari Persib, meraih gelar, tampil di Asia, dan merasakan fasilitas latihan yang bagus," pungkas Tolic.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda