Timnas Argentina jadi sorotan di laga perdana Grup C Piala Dunia 2022 usai kalah 1-2 dari Arab Saudi, Selasa, 22 November. Kekalahan ini sontak membuat Argentina dikritik habis-habisan, sebab sebelum laga melawan Arab, Lionel Messi cs memiliki catatan fenomenal, yakni tidak terkalahkan dalam 36 laga terakhirnya.
Hasil ini sekaligus memunculkan kekhawatiran, apakah Argentina bisa lolos ke babak selanjutnya? Pasalnya, dua tim yang akan dihadapi Argentina selanjutnya bukan lawan yang bisa dianggap remeh, yakni Meksiko dan Polandia.
Menyikapi hal ini, sejumlah fans Argentina tampak masih sangat yakin tim kesayangannya akan lolos ke babak 16 besar. Mereka bahkan berdalih bahwa kekalahan dari Arab Saudi merupakan sesuatu yang di sengaja.
Mereka menilai, Argentina sengaja mengalah dari Arab Saudi dan mengincar lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up. Alasannya, dengan lolos sebagai runner-up grup, maka, Messi dan kolega akan terhindar dari pertemuan melawan seteru abadinya Brasil di fase sebelum final.
Jika merujuk pada bagan yang telah ditentukan FIFA, Argentina dan Brasil memang berpotensi bertemu di babak semifinal. Hal itu bisa terjadi apabila baik Argentina dan juga Brasil lolos dari fase grup dengan status juara grup.
"Argentina sengaja kalah (dari Arab Saudi) sehingga mereka dapat menghindari Brasil sampai akhir dan mulai sekarang mereka tidak akan kalah, mereka tidak akan terkalahkan sampai ke final dan memenangkan semuanya," ujar salah satu penggemar Argentina di media sosial.
Salah satu cuitan di twitter yang ditulis fans Argentina berisi, "Apakah saya satu-satunya yang berpikir Argentina kalah dengan sengaja untuk mendapatkan posisi runner-up di grup?"
Penggemar ketiga menambahkan: “Tidak semuanya buruk bagi Argentina jika mereka akhirnya finis kedua di grup (bisa menghindari Brasil nanti di babak KO). Masalahnya adalah mereka tidak mampu melakukan kesalahan lagi dari sini.
Di saat sejumlah fans Argentina masih bisa berpikir positif usai kekalahan dari Arab Saudi, sang megabintang Lionel Messi justru terlihat frustrasi kalah dari wakil Asia tersebut.
“Kebenarannya? Mati. Ini pukulan yang sangat keras karena kami tidak berharap untuk memulai dengan cara ini (kalah). Kami berharap mendapatkan tiga poin yang akan memberi kami ketenangan,” tegas Messi yang telah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2022 adalah turnamen terakhirnya bersama Timnas Argentina.
Setelah kalah dari Arab Saudi, Timnas Argentina akan berhadapan dengan Meksiko pada laga kedua Grup C, Minggu (27/11) dini hari WIB. Messi dkk wajib bangkit dan meraih kemenangan di laga ini demi terus menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
Di pentas Piala Dunia, Argentina sudah tiga kali bentrok melawan Meksiko di mana Tim Tango menyapu bersih semua pertemuan itu dengan kemenangan. Pada pertemuan terakhir di babak 16 besar Piala Dunia 2010, Argentina sukses menaklukkan Meksiko 3-1 lewat dua gol Carlos Tevez dan satu gol dari Gonzalo Higuain.
Secara keseluruhan, Argentina sudah 31 kali bentrok melawan Meksiko. Hasilnya, La Albiceleste mencatatkan rekor 15 kemenangan dan hanya empat kali kalah dari Meksiko. Pada pertemuan terakhir di laga uji coba pada 2019 lalu, Argentina sukses melumat Meksiko dengan skor 4-0 lewat hattrick Lautaro Martinez dan satu gol tambahan dari Leandro Paredes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News