Tujuh negara selain Indonesia yang menjadi tuan rumah terdiri dari Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan. FIFA Series 2026 akan bergulir perkiraan bulan Maret dan April, atau dalam jeda internasional.
Tiap tuan rumah berisikan empat negara peserta FIFA Series 2026. Khusus seri di Indonesia, dihuni oleh Timnas Indonesia, Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Jay Idzes dkk tentunya akan mendapatkan manfaat dengan mengikuti ajang FIFA Series 2026 tersebut. Sebab, Timnas Indonesia bisa menghadapi tim dari berbagai konfederasi besar, tanpa perlu menunggu turnamen bergengsi lainnya.
Untuk infrastruktur sepak bola, tentunya Indonesia akan mendapatkan dukungan secara holistik di luar lapangan, karena bermain sebagai tuan rumah. Kemudian, Indonesia akan mendapatkan pengalaman untuk menggelar acara, perencanaan operasional, pengembangan wasit, hingga organisasi kompetisi.
FIFA Series 2026 sejalan dengan target strategis FIFA, yaitu memberikan kesempatan bagi tim nasional untuk berkompetisi dari berbagai konfederasi, tanpa perlu menambah jadwal pertandingan internasional. Selain itu, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan teknis, pengembangan organisasi, dan pertukaran global.
"Dengan menghubungkan negara-negara melalui kompetisi FIFA Series bertujuan memperkuat permainan di setiap level, membawa komunitas lokal ke panggung global," ujar Presiden FIFA Gianni Infantino.
Kompetisi ini tentu menjadi kesempatan pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, untuk melihat potensi para pemainnya. Kemudian, Jay Idzes dkk juga jadi memiliki pengalaman berkualitas untuk meningkatkan performa Skuad Garuda. (Victor Rodam)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News