Selebrasi gol Lionel Messi saat membantu Argentina mengalahkan Aljazair di laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. (Foto: JUAN MABROMATA / AFP)
Selebrasi gol Lionel Messi saat membantu Argentina mengalahkan Aljazair di laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. (Foto: JUAN MABROMATA / AFP)

Piala Dunia 2026

Alasan Messi Menangis Usai Hattrick di Piala Dunia 2026, Bukan karena Sepak Bola

Kautsar Halim • 17 Juni 2026 23:54
Ringkasnya gini..
  • Lionel Messi mengaku air mata yang menetes usai mencetak gol ke gawang Aljazair tidak berkaitan dengan sepak bola.
  • Messi mencetak hattrick pertama dalam kariernya di Piala Dunia dan menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
  • Dukungan keluarga dan rekan setim menjadi sumber kekuatan Messi saat membantu Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026.
Kansas City: Lionel Messi akhirnya mengungkap alasan di balik momen emosional yang terjadi setelah dirinya mencetak gol pertama saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6) WIB.
 
Megabintang Argentina itu terlihat menitikkan air mata sesaat setelah membuka keunggulan Albiceleste. Banyak pihak menduga emosi tersebut muncul karena Messi baru saja mencetak gol pada penampilan keenamnya di Piala Dunia atau karena berhasil mendekati rekor gol sepanjang masa turnamen tersebut.
 
Namun, Messi menegaskan air mata yang keluar sama sekali tidak berkaitan dengan sepak bola.
 

Messi Akui Sedang Melalui Hari-Hari Sulit


Usai pertandingan, Messi mengaku sempat mengalami masa-masa sulit menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Meski demikian, pemain berusia 38 tahun itu tidak menjelaskan secara rinci persoalan yang sedang dihadapinya.

"Itu tidak ada hubungannya dengan sepak bola. Saya melalui beberapa hari yang sulit. Itu benar-benar masalah yang tidak berkaitan dengan olahraga," kata Messi kepada wartawan seusai laga. 
 
Messi juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada rekan-rekan setim dan seluruh delegasi Argentina yang terus memberikan dukungan selama masa sulit tersebut.
 
"Saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan-rekan setim karena mereka selalu berada di sisi saya dan memberi banyak kekuatan," ujar kapten Argentina itu. 
 

Air Mata di Tengah Malam Bersejarah


Momen emosional tersebut terjadi di tengah salah satu malam paling bersejarah dalam karier Messi.
 
Setelah mencetak gol pembuka pada menit ke-17, Messi terlihat menyeka air mata menggunakan jersey Argentina sebelum pertandingan kembali dilanjutkan. Aksi tersebut langsung menjadi sorotan para penggemar dan media di seluruh dunia. 
 
Messi kemudian melanjutkan penampilan gemilangnya dengan mencetak dua gol tambahan pada menit ke-60 dan ke-76 untuk memastikan kemenangan 3-0 Argentina atas Aljazair.
 
Hattrick tersebut menjadi yang pertama bagi Messi sepanjang kariernya di Piala Dunia. Selain itu, ia juga menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 16 gol.
 

Dukungan Keluarga dan Tim Jadi Kekuatan Messi


Di tengah situasi pribadi yang tidak dijelaskan secara terbuka, Messi mengaku beruntung masih bisa menikmati momen-momen spesial bersama keluarga dan rekan setimnya.
 
Istri serta ketiga putranya turut hadir di stadion untuk menyaksikan penampilan bersejarah sang kapten. Messi menyebut kebersamaan dengan keluarga dan skuad Argentina menjadi salah satu hal yang membuatnya terus menikmati fase akhir kariernya. 
 
Penampilan luar biasa itu sekaligus menjawab keraguan yang sempat muncul terkait kondisi kebugarannya setelah mengalami masalah hamstring menjelang turnamen. Messi tampil penuh selama 90 menit dan kembali menjadi pembeda bagi juara bertahan dunia tersebut. 
 

Fokus Bawa Argentina Melangkah Jauh


Meski kembali mencatatkan rekor individu, Messi memilih untuk tidak terlalu memikirkan pencapaian pribadinya. Fokus utama sang kapten saat ini adalah membantu Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
 
Argentina selanjutnya akan menghadapi Austria pada laga kedua Grup J. Jika kembali mencetak gol, Messi berpeluang melampaui rekor Klose dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
 
Namun bagi Messi, malam bersejarah di Kansas City bukan hanya tentang gol dan rekor. Di balik senyum dan selebrasi, terdapat perjuangan pribadi yang akhirnya tumpah dalam bentuk air mata di salah satu panggung terbesar sepak bola dunia. (people.com)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan