Ragnar Oratmangoen. (Foto: Dok. PSSI)
Ragnar Oratmangoen. (Foto: Dok. PSSI)

Pesan Sejuk "Wak Haji" Ragnar Oratmangoen di Idul Fitri 1447 H: Penuh Berkah, Cinta, dan Kedamaian

Alfa Mandalika • 22 Maret 2026 17:44
Ringkasnya gini..
  • Penyerang Tim Nasional Indonesia, Ragnar Oratmangoen, turut merayakan sukacita Lebaran dengan memberikan ucapan manis di tengah perayaan Idul Fitri 1447 H. Ucapan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 20 Maret 2026.
  • Pemain yang akrab disapa "Wak Haji" oleh para penggemar ini menyampaikan doa agar momen Lebaran tahun 2026 ini membawa kebahagiaan bagi semua pihak.
  • Ragnar dikenal sebagai satu-satunya pemain mualaf di jajaran pemain naturalisasi Timnas Indonesia saat ini. Pemain kelahiran Belanda ini memutuskan memeluk agama Islam saat menginjak usia remaja, yakni sekitar 15 tahun.
Jakarta: Penyerang Tim Nasional Indonesia, Ragnar Oratmangoen, turut merayakan sukacita Lebaran dengan memberikan ucapan manis di tengah perayaan Idul Fitri 1447 H. Ucapan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 20 Maret 2026.
 
Pemain yang akrab disapa "Wak Haji" oleh para penggemar ini menyampaikan doa agar momen Lebaran tahun 2026 ini membawa kebahagiaan bagi semua pihak.
 
"Semoga kita semua mendapatkan Idul Fitri yang penuh berkah, cinta, kedamaian, dan kebahagiaan," tulis Ragnar dalam unggahan story Instagram.

Cerita Mualaf Ragnar

Ragnar dikenal sebagai satu-satunya pemain mualaf di jajaran pemain naturalisasi Timnas Indonesia saat ini. Pemain kelahiran Belanda ini memutuskan memeluk agama Islam saat menginjak usia remaja, yakni sekitar 15 tahun.
 
Ia mengaku menemukan ketenangan batin setiap kali mendengarkan suara azan. Keputusan tersebut menjadi titik balik besar dalam hidupnya dan menjadi awal perjalanan iman yang ia jalani dengan teguh hingga saat ini.

"Saya tidak lahir sebagai Muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen. Tapi setelah tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam," tuturnya.
 
Ragnar menceritakan bahwa lingkungan pertemanan memiliki peran besar dalam keputusannya bersyahadat. Teman-temannya sering mengajak ke masjid dan mengajarkan konsep ketuhanan serta bagaimana agama dapat membimbing kehidupan manusia. Hal itulah yang kemudian menyentuh hatinya.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan