Gareth Southgate bersama Bukayo Saka. (Foto: AFP/Andy Rain)
Gareth Southgate bersama Bukayo Saka. (Foto: AFP/Andy Rain)

Gareth Southgate Muak dengan Aksi Rasial Fan Inggris

Olahraga Timnas Inggris Piala Eropa 2020 Euro 2020
Alfa Mandalika • 13 Juli 2021 10:05
London: Manajer Inggris Gareth Southgate mengutuk pelecehan rasial yang ditujukan pada tiga pemain timnas Inggris yang gagal mengeksekusi tendangan penalti saat mereka kalah dalam final Euro 2020 melawan Italia.
 
Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka menjadi korban pelecehan yang memuakkan di media sosial setelah Inggris kalah adu penalti 3-2 di Wembley.
 
Sejumlah orang yang mengaku penggemar Inggris menggunakan cercaan rasial untuk mengambinghitamkan ketiga pemain atas kekalahan tersebut. Pesan ofensif lainnya disertai dengan tagar "Forza Italia".

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pemain Inggris telah membuat pendirian tegas dalam melawan rasial selama turnamen ini dengan berlutut sebelum semua pertandingan mereka termasuk final Minggu.
 
“Bagi mereka yang dilecehkan adalah tak termaafkan,” kata Southgate pada konferensi seperti dikutip AFP, Selasa 13 Juli 2021.
 
"Beberapa dari mereka berasal dari luar negeri, kita sudah diberitahu ini, tapi ada juga yang dari dalam negeri."
 
"Kami telah menjadi mercusuar untuk menyatukan orang-orang dan tim nasional yang mewakili semua orang. Kami merasakan energi dan kepositifan para penggemar dan saya sangat bangga akan hal itu."
 
Setelah gagal mengeksekusi penalti penentu saat kalah adu penalti dalam semifinal Euro 96 melawan Jerman, Southgate tahu bagaimana rasanya menanggung ejekan dan cemoohan setelah kekalahan yang menyakitkan.
 
Banyak pemain Inggris saat ini maupun sebelumnya, termasuk David Beckham dan Raheem Sterling, dituding oleh penggemar Three Lions sebagai biang keladi dalam kegagalan turnamen besar.
 
Southgate mengatakan bahwa memastikan bintang-bintangnya mendapatkan dukung setelah gagal penalti adalah "yang paling dipikirkannya".
 
“Kami harus memastikan kami ada di sana, dan bersama dengan klub mereka untuk memastikan bahwa kami melindungi anak-anak itu, tentu saja,” kata dia.
 
Keputusan Southgate memasukkan Rashford dan Sancho di saat-saat terakhir perpanjangan waktu, khususnya agar mereka bisa mengambil penalti, menuai kritik karena pertaruhan itu menjadi bumerang.
 
Tapi umumnya dia mendapatkan pujian besar di dalam dan di luar lapangan sejak mengambil alih jabatan manajer timnas Inggris pada 2016.

 
(ASM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif