Guler tidak bisa menyembunyikan rasa bersalahnya. Sebagai pemain yang merumput di salah satu klub terbesar di dunia, ia sadar betul bahwa ekspektasi publik berada di pundaknya dan rekan-rekan setimnya.
"Kami sangat malu. Kami ingin meminta maaf kepada semua masyarakat Turki. Kami bermain di klub-klub besar dan kami perlu memperlihatkannya di atas lapangan," kata Guler dengan nada penuh penyesalan.
Masalah Lini Serang yang Mandul
Salah satu sorotan utama Guler adalah tumpulnya lini depan Turki dalam dua pertandingan di grup D. Kegagalan mencetak gol menjadi tamparan keras bagi tim yang dihuni oleh banyak pemain yang berkarier di liga-liga top Eropa.Baca juga: Dias Bela Ronaldo dari Kritik
"Kami tidak bisa mencetak gol dalam dua pertandingan," keluhnya, menyoroti masalah kreativitas dan penyelesaian akhir tim.Janji untuk Bangkit
Meski terpukul dengan situasi saat ini, Guler menegaskan tidak akan menyerah. Gelandang serang berusia 21 tahun tersebut menjadikan kegagalan ini sebagai bahan bakar untuk bekerja lebih keras di masa depan.Guler berjanji akan mendedikasikan sisa karier internasionalnya untuk mengembalikan senyuman di wajah para pendukung Turki. "Sepanjang karier saya di tim nasional, saya akan melakukan segalanya untuk bisa membuat masyarakat Turki melupakan kegagalan ini. Kami meminta maaf kepada mereka," tutup Guler dengan tegas.
Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda