Pochettino harus melakukan penyesuaian dalam susunan pemain setelah Christian Pulisic mengalami cedera betis. Alih-alih memasukkan pemain dengan karakter serupa seperti Giovanni Reyna atau Alejandro Zendejas, pelatih asal Argentina itu memilih memainkan dua penyerang sekaligus dengan memasangkan Pepi dan Balogun di lini depan.
Keputusan tersebut terbukti efektif. Meski Pepi tidak mencatatkan namanya di papan skor, duetnya bersama Balogun mampu memberikan tekanan tinggi kepada lini pertahanan Australia sejak awal pertandingan.
Permainan Agresif Pepi-Balogun Jadi Kunci Dominasi AS
Permainan agresif kedua penyerang membuat Australia kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi AS pada babak pertama berbuah dua gol yang memastikan kemenangan.
Gol pertama tercipta melalui gol bunuh diri bek Australia Cameron Burgess. Sementara gol kedua dicetak oleh Alex Freeman yang memanfaatkan momentum dominasi timnya.
"Yang saya lihat adalah sebuah tim yang benar-benar percaya pada apa yang mereka lakukan dengan berbagai rencana dan pendekatan yang berbeda," kata Pochettino.
Menurutnya, kemampuan para pemain untuk beradaptasi dengan berbagai skenario pertandingan menjadi salah satu kekuatan utama AS pada turnamen kali ini.
"Saya pikir kemampuan untuk beradaptasi dengan tuntutan permainan yang berbeda, dan juga tuntutan kami, seperti perencanaan staf pelatih, pendekatan yang berbeda dalam pertandingan. Saya pikir hanya saya yang bisa mengatakan hal-hal baik dan fantastis tentang pemain saya," ujar Pochettino.
Pepi Tunjukkan Perkembangan Signifikan
Bagi Pepi, kesempatan tampil di Piala Dunia 2026 menjadi momen yang sangat berharga. Penyerang berusia 23 tahun itu sempat mengalami kekecewaan setelah dicoret dari skuad AS untuk Piala Dunia 2022 di Qatar.
Perjalanannya menuju turnamen tahun ini juga tidak mudah. Pepi sempat dibekap beberapa cedera, termasuk patah lengan yang mengancam peluangnya tampil di Piala Dunia.
Namun, kerja kerasnya mendapat apresiasi dari sang pelatih. Pochettino melihat peningkatan signifikan dalam performa Pepi selama beberapa bulan terakhir.
"Sekarang bekerja bersama kami, saya pikir dia semakin hari semakin baik. Dia bisa bermain dengan striker lain, dia bisa bermain sendirian. Dia memiliki kemampuan luar biasa untuk menciptakan peluang dan mencetak gol," ungkap Pochettino
Duet Pepi dan Balogun Dinilai Fantastis
Meski tidak mencetak gol, kontribusi Pepi dan Balogun dalam skema permainan AS mendapat pujian khusus dari Pochettino. Keduanya dinilai mampu menjalankan peran taktis dengan sempurna dan membantu tim tampil dominan.
"Hari ini, dia dan Flo (Folarin Balogun), mereka menampilkan pertunjukan yang luar biasa untuk tim. Kami sangat senang dengan keduanya," tutup Pochettino.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda