Dua gol Thailand masing-masing dicetak Miricah Shealagh Murdoch pada menit ke-11 dan Witchayada Wanasin pada menit ke-89. Hasil tersebut membuat Thailand langsung mengamankan tiga poin di laga pembuka.
Sementara itu, Putri Nusantara harus menerima kekalahan meski menunjukkan semangat juang hingga pertandingan berakhir. Skuad asuhan Takumi Taniguchi kini akan mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Singapura pada Senin (17/8).
Thailand Langsung Menekan Sejak Awal
Thailand tampil disiplin sejak menit pertama. Mereka berusaha membangun tekanan dan mencari celah di lini pertahanan Putri Nusantara.
Indonesia mencoba merespons melalui serangan balik. Namun, tekanan Thailand membuat Putri Nusantara kesulitan mengembangkan permainan dan menciptakan peluang berbahaya.
Thailand akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-11. Umpan lambung dari lini tengah sempat ditepis kiper Indonesia, Naura Airish Qaisara Rifaldhi.
Bola muntahan kemudian langsung disambar Miricah Shealagh Murdoch melalui sundulan. Bola meluncur ke gawang dan membuat Thailand unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Putri Nusantara berusaha keluar dari tekanan. Serangan dibangun secara bertahap untuk mencari gol penyama kedudukan.
Namun, pressing Thailand membuat pemain Indonesia kesulitan menemukan ruang. Di sisi lain, lini belakang Putri Nusantara yang dikomandoi Dian Aprilia Pary cukup disiplin dalam meredam serangan lawan.
Skor 1-0 untuk Thailand bertahan hingga turun minum.
Putri Nusantara Berusaha Bangkit
Memasuki babak kedua, Putri Nusantara tampil lebih berani. Para pemain berusaha meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Namun, Thailand mampu mempertahankan organisasi pertahanannya. Setiap pergerakan pemain Indonesia mendapat pengawalan ketat.
Thailand juga masih mampu mengontrol jalannya pertandingan sehingga Putri Nusantara lebih sering dipaksa bertahan di area sendiri.
Usaha Thailand untuk menambah keunggulan akhirnya membuahkan hasil menjelang pertandingan berakhir.
Pada menit ke-89, Siriprapa Lamnamkham mengirimkan umpan silang dari sisi kiri. Bola berhasil disambut Witchayada Wanasin dan berakhir di dalam gawang Putri Nusantara.
Thailand pun unggul 2-0.
Putri Nusantara masih berusaha memberikan respons hingga penghujung pertandingan. Namun, sejumlah peluang yang didapat belum mampu dikonversi menjadi gol.
Setelah tambahan waktu delapan menit, wasit meniup peluit panjang. Thailand memastikan kemenangan 2-0 sekaligus mengamankan tiga poin pada laga perdana Grup B.
Thailand Puas, tetapi Masih Punya Catatan
Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand, Thidarat Wiwasukhu, mengaku puas dengan kemenangan yang diraih timnya. Namun, ia menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki sebelum pertandingan berikutnya.
"Pertandingan tadi telah berjalan sesuai harapan kami untuk mendapat tiga poin pertama. Para pemain sudah tampil bagus, namun ada beberapa hal yang masih perlu kita benahi seperti taktik dan memperingatkan agar menghindari pelanggaran," ujar Thidarat Wiwasukhu dalam keterangan resmi turnamen.
Thidarat berharap para pemain dapat mengambil pelajaran dari pertandingan pembuka dan tampil lebih baik pada laga selanjutnya.
Salah satu pencetak gol Thailand, Miricah, juga mengaku senang bisa membuka rekening golnya di turnamen tersebut.
"Saya senang bisa bermain dan mencatatkan gol pertama saya dari turnamen ini. Tapi ini bukan tentang saya saja, melainkan seluruh tim juga merasa senang kami mendapatkan tiga poin," ucap Miricah.
Miricah juga menyambut positif perkembangan sepak bola putri yang menurutnya semakin memberikan ruang bagi pemain perempuan untuk berkembang dan menguji kemampuan.
Putri Nusantara Pantang Menyerah
Kekalahan dari Thailand tidak membuat Putri Nusantara kehilangan kepercayaan diri. Takumi Taniguchi menilai anak asuhnya masih dalam proses beradaptasi dengan atmosfer pertandingan sekaligus menjalankan game plan yang telah disiapkan.
Pelatih asal Jepang itu mengapresiasi perjuangan para pemain dan dukungan suporter yang hadir di Supersoccer Arena.
"Harus diakui, tadi merupakan pertandingan yang berat. Namun seluruh pemain dan staf telah melakukan yang terbaik. Kami harus kembali bangkit dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya," kata Takumi.
Takumi juga mengungkapkan bahwa aspek mental dan taktik akan menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Singapura.
"Kami akan melakukan evaluasi khususnya mental dan taktik serta mengatur strategi agar mendapatkan poin," ujarnya.
Dengan kekalahan ini, Putri Nusantara belum mengoleksi poin di Grup B. Namun, peluang untuk bangkit masih terbuka karena perjalanan mereka di Srikandi Merdeka Cup 2026 persembahan Caffino ini masih panjang.
Laga Putri Nusantara vs Singapura pada Senin (17/8) menjadi kesempatan berikutnya bagi Garuda Pertiwi Muda untuk meraih poin sekaligus menunjukkan respons positif setelah kekalahan dari Thailand.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda