Rentetan kebobolan Persib sudah terjadi sejak awal babak pertama, gol cepat Pedro Tana menit 5 tak bisa dihindarkan. Maung Bandung coba cari gol balasan dengan mengontrol permainan, namun kegigihan kiper Kampol Pathomakkakul dan tiang gawang selalu menggagalkan peluang Persib.
Gol cepat kembali terjadi di babak kedua menit 53 melalui Gabriel Mutombo memanfaatkan crossing ciamik Jakkaphan Kaewprom. Ratchaburi akhirnya menyudahi laga dengan skor lebih besar ketika Pedro Tana mencetak brace di menit 84. Persib membawa misi berat membalas agregat gol tersebut.
“Performa kami tidak bagus ketika memulai pertandingan, kami tidak mengawali laga dengan baik. Di 10 menit pertama kami kebobolan, setelahnya kami bisa mengatur ritme permainan, punya peluang, tapi tak bisa cetak gol,” sesal pelatih Persib, Bojan Hodak.
Hodak mengutarakan jika kekalahan ini merupakan laga yang buruk, cuaca memengaruhi kondisi pemain. Persib gagal memenangkan lini tengah, lawan berbahaya dengan serangan balik, dan lini depan masih perlu diperbaiki jadi pekerjaan rumah bagi Hodak.
“Kami kalah di lini tengah mereka selalu memenangkan bola kedua. Perubahan kami lakukan di babak kedua tapi lawan berbahaya dalam serangan balik. Laga yang buruk dan cuaca juga berpengaruh, tapi itu bukan alasan,” tutur pelatih asal Kroasia itu.
Hodak mengakui Ratchaburi lebih layak untuk menang. Persib perlu bekerja keras di leg kedua Rabu (18/2) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. “Mereka pantas untuk menang karena lebih baik. Kami punya waktu tujuh hari, fokus untuk memainkan laga berikutnya di kandang,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News