New York: Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martínez, mengungkapkan bahwa dirinya bermain sambil menahan rasa sakit akibat patah tulang jari manis tangan kanan sepanjang Piala Dunia 2026. Demi membela Argentina, Martínez memilih menunda operasi yang sebelumnya direkomendasikan oleh sejumlah dokter spesialis.
Martínez mengalami cedera tersebut pada 20 Mei 2026 saat melakukan pemanasan menjelang final Liga Europa bersama Aston Villa menghadapi Freiburg. Meski kondisinya belum pulih sepenuhnya, penjaga gawang berusia 33 tahun itu tetap memutuskan tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Cedera tersebut membuat Martínez tidak bisa menjalani sesi latihan normal bersama rekan-rekannya pada fase awal Piala Dunia 2026. Ia harus mengikuti program latihan khusus untuk menjaga kondisi jarinya agar tetap memungkinkan bermain.
"Tidak, masih sakit setiap hari. Saya tahu itu akan sangat sakit. Saya menghindari operasi. Semua spesialis yang saya konsultasikan mengatakan bahwa saya harus menjalani operasi atau saya tidak akan bisa bermain," ujar Martínez dikutip dari ESPN.
Kiper Aston Villa itu juga mengungkapkan bahwa masa tersulit dialaminya pada fase penyisihan grup. Saat itu ia bahkan tidak dapat mengikuti latihan penuh bersama tim karena masih dibatasi kondisi cedera.
"Sepanjang babak penyisihan grup, saya tidak bisa berlatih bersama grup dan itu memengaruhi saya karena itu adalah sesuatu yang saya sukai. Setelah itu, mulai dari Mesir dan seterusnya, saya berlatih secara normal dan saya merasa jauh lebih baik," lanjutnya.
Meski tampil dalam kondisi belum sepenuhnya fit, Martínez tetap dipercaya menjadi starter di seluruh pertandingan Argentina sepanjang Piala Dunia 2026. Penampilannya juga terbilang solid dengan mencatatkan dua clean sheet atau tidak kebobolan saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dan Austria 2-0 pada fase grup.
Martínez mengungkapkan bahwa secara mental ia sempat merasa terbebani karena kondisi tangannya. Namun, setelah terus bermain dan berdiskusi dengan tim medis, rasa khawatir tersebut perlahan menghilang.
"Sampai dua hari sebelum pertandingan pertama, saya bermain dengan satu tangan, saya terlihat seperti hanya memiliki satu lengan. Sekarang, setelah melanjutkan dan berbicara dengan orang-orang, semuanya ada di kepala saya. Itu sama sekali tidak memengaruhi saya. Saya tidak ingin memiliki peran utama di tim nasional," kata Martínez.
Final Piala Dunia 2026 akan menjadi kesempatan kedua secara beruntun bagi Martínez tampil di partai puncak bersama Argentina. Sebelumnya, ia menjadi salah satu pahlawan ketika La Albiceleste mengalahkan Prancis pada final Piala Dunia 2022.
Kini, Martínez kembali berpeluang mengukir sejarah bersama Argentina saat menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Senin, 20 Juli 2026 dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB).
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan