Masa depan Mbappe memang sedang ramai diperbincangkan pada bursa transfer musim panas 2021. Ia disebut-sebut akan meninggalkan Les Parisiens. Spekulasi itu muncul lantaran sang pemain belum memperpanjang kontraknya yang sudah tersisa satu musim lagi.
Saat ini, Mbappe santer dikaitkan dengan raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid. Bahkan, menurut laporan sejumlah media Eropa, Los Blancos sudah mengajukan penawaran fantastis kepada penyerang berusia 22 tahun itu.
Tak tanggung-tanggung, Madrid melayangkan tawaran sebesar 160 juta euro (sekitar Rp2,7 triliun) kepada PSG untuk mendapatkan Mbappe. Penawaran itu diajukan El Real sekitar dua hari lalu.
PSG tampaknya sudah gerah mendengar rumor Mbappe. Kini, mereka pun buka suara mengenai masa depan sang pemain. Berikut di antaranya yang sudah dirangkum medcom.id:
1. Mbappe ingin hengkang dari PSG dan didekati Madrid
Direktur Olahraga PSG, Leonardo tak menampik kemungkinan Mbappe hengkang. Ia mengaku sang pemain sudah berniat meninggalkan Les Parisiens dan juga sedang bernegosiasi dengan Real Madrid.
"Mbappe ingin pergi. Sangat jelas. Jika ada kabar Madrid mengajukan penawaran juga sangat jelas. Saya rasa perkataan ini sudah jelas untuk semua orang," ujar Leonardo.
"Jika Mbappe ingin pergi, kami tidak akan menahannya. Tetapi, harus mengikuti persyaratan kami," lanjutnya.
2. PSG berjuang mempertahankan Mbappe
PSG memastikan akan mati-matian mempertahankan Mbappe meskipun sang pemain sudah berniat hengkang. Bahkan, Leonardo memastikan pihak klub sudah mengajukan dua penawaran untuk sang pemain.
"Kami memberikan dua tawaran signifikan untuk Kylian. Satu di level pemain top dalam skuad kami dua bulan lalu dan satu di atas level mereka beberapa waktu lalu," jelasnya.
"Posisi kami selalu ingin mempertahankan Kylian, untuk memperpanjang kontraknya, itu selalu jadi target kami, dan itu masih berlangsung," pungkasnya.
3. PSG tolak tawaran Madrid
Direktur teknik PSG, Leonardo, mengonfirmasi bahwa pihaknya menolak proposal yang dilemparkan Real Madrid untuk Kylian Mbappe. Ia merasa angka yang diberikan El Real jauh di bawah penilaian mereka terhadap Mbappe.
"Kami sudah menolaknya secara verbal. Tapi, kami takkan menahan siapapun. Jika ada yang ingin pergi dan syarat kami terpenuhi, kita akan lihat," tutur Leonardo kepada RMC Sport.
"Saya tak bisa mengonfirmasi angkanya, tapi sekitar 160 juta euro. Ini kurang dari apa yang kami keluarkan (180 juta euro) untuknya, tapi di atas segalanya, kami tak suka cara Real Madrid melakukan bisnis," jelasnya.
4. Madrid dinilai pakai cara kotor mendekati Mbappe
Leonardo juga mengecam strategi transfer Real Madrid dalam perburuan Kylian Mbappe. Menurutnya, Madrid terus menekan tim pemilik sang pemain agar melepasnya.
"Strategi Real sepertinya mencoba membuat kami menolak tawaran mereka, menunjukkan bahwa mereka melakukan segalanya, lalu menunggu setahun untuk mendapatkannya secara gratis," ujar Leonardo kepada RMC Sport.
Leonardo menilai tim sebesar Madrid harusnya tak mengontak pemain lebih dulu, tapi klub pemilik sang pemain. Dalam aturan FIFA, hal tersebut termasuk ilegal.
"Dalam dua tahun terakhir, Real Madrid selalu menggunakan strategi serupa. Ini tidak benar, bahkan ilegal, karena mereka mengontak sang pemain. Ini tak bisa diterima karena ini salah," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News