Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro merayakan gol Timnas Spanyol saat menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram resmi Timnas Spanyol)
Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro merayakan gol Timnas Spanyol saat menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram resmi Timnas Spanyol)

Piala Dunia 2026

14 Fakta Menarik Usai Spanyol Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Kautsar Halim • 15 Juli 2026 12:39
Ringkasnya gini..
  • Spanyol mengalahkan Prancis 2-0 di semifinal Piala Dunia 2026 dan memastikan tiket final dengan berbagai catatan rekor bersejarah.
  • Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, dan Pedro Porro menjadi aktor penting dalam keberhasilan La Roja mencatatkan prestasi individu dan tim.
  • Prancis gagal membendung dominasi Spanyol setelah Kylian Mbappé kesulitan menciptakan peluang dan Les Bleus tersingkir dari perebutan gelar dunia.
Jakarta: Spanyol memastikan satu tempat di partai final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada pertandingan semifinal di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Rabu (15/7) dini hari WIB.
 
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan La Roja melalui tendangan penalti pada menit ke-22 karena Lamine Yamal dilanggar Lucas Digne di dalam kotak terlarang.
 
Spanyol kemudian mencetak gol lagi pada menit ke-58 setelah Pedro Porro menuntaskan assist Dani Olmo untuk membawa tim asuhan Luis de la Fuente menang dua gol tanpa balas. 

Kemenangan ini terasa istimewa karena Spanyol mampu meredam salah satu lini serang terkuat di Piala Dunia 2026. Sejumlah pemain andalan Prancis, seperti Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Michael Olise, kesulitan memperoleh peluang bersih sepanjang pertandingan.
 
Hasil tersebut membawa Spanyol kembali ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjuarai edisi 2010. La Roja selanjutnya akan menghadapi pemenang pertandingan semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina.
 
Selain memastikan tiket final, kemenangan Spanyol atas Prancis melahirkan sejumlah catatan dan rekor menarik. Berikut kumpulan fakta menarik setelah La Roja menyingkirkan Les Bleus pada semifinal Piala Dunia 2026 berdasarkan Opta Analyst:
 

1. Final Piala Dunia Kedua bagi Spanyol


Spanyol berhasil mencapai final Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah. Penampilan pertama mereka di partai puncak terjadi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
 
Saat itu, Spanyol berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Belanda dengan skor 1-0 melalui gol Andres Iniesta pada babak perpanjangan waktu.
 
Menariknya, Spanyol juga menjadi juara bertahan Piala Eropa pertama yang mampu menembus final Piala Dunia sejak tim La Roja sendiri melakukannya pada 2010.
 

2. Menyamai Rekor Tidak Terkalahkan Italia


Kemenangan atas Prancis memperpanjang catatan tidak terkalahkan Spanyol menjadi 37 pertandingan.
 
Dalam periode tersebut, La Roja membukukan 28 kemenangan dan sembilan hasil imbang. Spanyol menyamai rekor Italia yang juga tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan antara Oktober 2018 dan September 2021.
 
Kedua negara kini memegang rekor bersama sebagai tim nasional Eropa dengan rangkaian pertandingan tanpa kekalahan terpanjang sepanjang sejarah.
 

3. Didier Deschamps Paling Sering Kalah dari Spanyol


Spanyol menjadi lawan yang paling sering mengalahkan Didier Deschamps selama menjabat sebagai pelatih tim nasional Prancis.
 
Kekalahan pada semifinal Piala Dunia 2026 merupakan kekalahan kelima Deschamps saat menghadapi Spanyol. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan kekalahannya ketika menghadapi negara lain sebagai pelatih Les Bleus.
 

4. Spanyol Sangat Efektif di Semifinal


Spanyol memiliki tingkat keberhasilan terbaik dalam pertandingan semifinal turnamen besar di antara negara-negara Eropa yang setidaknya pernah dua kali tampil di babak tersebut.
 
La Roja berhasil lolos dari tujuh dalam delapan pertandingan semifinal Piala Dunia maupun Piala Eropa. Artinya, persentase keberhasilan Spanyol dalam melewati semifinal turnamen besar mencapai 88 persen.
 
Satu-satunya kegagalan Spanyol dalam delapan semifinal tersebut terjadi ketika mereka dikalahkan Italia melalui adu penalti pada Piala Eropa 2020.
 

5. Kekalahan Langka Prancis di Fase Gugur


Kekalahan dari Spanyol menjadi kekalahan kedua Prancis dalam 23 pertandingan terakhir mereka di fase gugur Piala Dunia, dengan tidak memperhitungkan hasil adu penalti sebagai kekalahan.
 
Sebelumnya, satu-satunya kekalahan Prancis dalam periode tersebut terjadi ketika mereka takluk 0-1 dari Jerman pada babak perempat final Piala Dunia 2014.
 
Catatan tersebut memperlihatkan betapa konsistennya Prancis dalam pertandingan sistem gugur sebelum dihentikan Spanyol pada edisi 2026.
 

6. Kylian Mbappé Tidak Mencatatkan Tembakan Tepat Sasaran


Kylian Mbappé menjalani malam yang sulit menghadapi pertahanan Spanyol. Penyerang Real Madrid tersebut tidak mampu menghasilkan satu pun tembakan tepat sasaran.
 
Ini baru menjadi kali kedua dalam 15 penampilan terakhirnya di Piala Dunia Mbappé gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran.
 
Kejadian serupa sebelumnya dialami Mbappé saat Prancis menghadapi Inggris pada perempat final Piala Dunia 2022.
 

7. Delapan Kemenangan Beruntun di Fase Gugur


Spanyol menjadi tim Eropa pertama yang mampu mencatatkan delapan kemenangan secara beruntun dalam pertandingan fase gugur turnamen besar, termasuk Piala Eropa dan Piala Dunia.
 
Rangkaian kemenangan itu menunjukkan konsistensi La Roja dalam menghadapi pertandingan bertekanan tinggi.
 
Spanyol tidak hanya mampu menguasai pertandingan, tetapi juga semakin matang dalam menentukan hasil pada laga-laga penting. 
 

8. Tidak Pernah Tertinggal Sepanjang Turnamen


Spanyol mencapai final Piala Dunia 2026 tanpa pernah berada dalam posisi tertinggal sepanjang turnamen.
 
La Roja menjadi tim keempat pada abad ke-21 yang mampu menembus final Piala Dunia tanpa pernah tertinggal dalam satu pertandingan pun.
 
Tiga tim sebelumnya yang mencatatkan pencapaian serupa adalah Jerman pada 2002, Italia pada 2006, dan Argentina pada 2014. 
 

9. Rekor Enam Clean Sheet


Kemenangan 2-0 atas Prancis membuat Spanyol mencatatkan enam clean sheet atau pertandingan tanpa kebobolan selama Piala Dunia 2026.
 
Spanyol menjadi tim pertama sepanjang sejarah Piala Dunia yang mampu menghasilkan enam clean sheet dalam satu edisi turnamen.
 
Tim asuhan Luis de la Fuente juga hanya kebobolan satu gol hingga pertandingan semifinal. Penampilan disiplin lini belakang menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan Spanyol ke partai puncak. 
 

10. Mikel Oyarzabal Menyamai Catatan Legenda Spanyol


Gol penalti ke gawang Prancis merupakan gol kelima Mikel Oyarzabal di Piala Dunia 2026.
 
Oyarzabal menjadi pemain Spanyol ketiga yang mampu mencetak lima gol dalam satu edisi Piala Dunia. Dua pemain lainnya adalah Emilio Butragueño pada Piala Dunia 1986 dan David Villa pada Piala Dunia 2010.
 
Ketiganya sama-sama mengakhiri turnamen dengan koleksi tepat lima gol. Oyarzabal juga menyamai rekor gol terbanyak pemain Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia.
 

11. Dani Olmo Menyamai Rekor Cesc Fabregas


Dani Olmo memberikan assist untuk gol kedua Spanyol yang dicetak Pedro Porro.
 
Tambahan satu assist tersebut membuat Olmo kini telah menghasilkan delapan assist untuk Spanyol dalam turnamen besar sejak pencatatan data dimulai pada 1980.
 
Jumlah itu menyamai rekor Cesc Fabregas sebagai pemain dengan assist terbanyak untuk Spanyol di Piala Dunia dan Piala Eropa.
 
Olmo juga selalu terlibat dalam terciptanya gol pada tiga penampilan semifinalnya bersama La Roja. Ia mencatatkan satu gol dan dua assist dalam tiga pertandingan tersebut.
 

12. Rekor Pedro Porro sebagai Pemain Bertahan


Pedro Porro menjadi salah satu pemain terbaik dalam kemenangan Spanyol atas Prancis. Selain membantu menjaga pertahanan, pemain berposisi bek kanan tersebut mencetak gol kedua La Roja.
 
Porro kini telah mengoleksi dua gol di Piala Dunia 2026. Ia menjadi pemain bertahan Spanyol kedua yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu edisi Piala Dunia.
 
Pemain bertahan Spanyol lainnya yang pernah melakukannya adalah Fernando Hierro. Mantan kapten Real Madrid itu masing-masing mencetak dua gol pada Piala Dunia 1998 dan 2002.
 

13. Masalah Penalti Prancis Berlanjut


Prancis tercatat sebagai tim yang paling banyak memberikan penalti kepada lawan dalam dua edisi terakhir Piala Dunia.
 
Sejak Piala Dunia 2022, Les Bleus telah menerima hukuman enam penalti. Empat di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol oleh lawan, tidak termasuk gol dalam babak adu penalti.
 
Pelanggaran Lucas Digne terhadap Lamine Yamal pada semifinal Piala Dunia 2026 kembali memperpanjang catatan negatif tersebut. 
 

14. Prancis Kembali Tumpul pada Babak Pertama


Prancis gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran sepanjang babak pertama pertandingan melawan Spanyol.
 
Kondisi serupa telah terjadi dalam tiga dari tujuh pertandingan yang dimainkan Prancis pada Piala Dunia 2026, yakni saat menghadapi Spanyol, Paraguay, dan Senegal.
 
Sebelum turnamen 2026, Prancis hanya empat kali gagal menghasilkan tembakan tepat sasaran pada babak pertama dalam 59 pertandingan Piala Dunia sejak pencatatan data dimulai pada 1966.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan