Bek timnas Indonesia, Elkan Baggott (kanan), bersama ketua PSSI, Erick Thohir (dok. PSSI)
Bek timnas Indonesia, Elkan Baggott (kanan), bersama ketua PSSI, Erick Thohir (dok. PSSI)

Timnas Indonesia

Pelukan Haru Elkan Baggott kepada Erick Thohir

Gregorius Gelino • 07 Oktober 2026 17:35
Ringkasnya gini..
  • Elkan Baggott menjadi pahlawan Timnas Indonesia setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 dan sukses mengeksekusi penalti di final FIFA ASEAN Cup 2026.
  • Momen haru terjadi antara Elkan Baggott dan Erick Thohir, ketika Elkan mengucapkan terima kasih atas perubahan yang dibawa Erick dalam sepak bola Indonesia, lalu memeluknya.
  • Indonesia akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti dalam laga yang berakhir 2-2 hingga perpanjangan waktu.
Jakarta: Ada momen mengharukan di balik keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Setelah melewati final dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin, 5 Oktober, bek Timnas Indonesia Elkan Baggott terlihat berbincang dari hati ke hati dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Bukan pidato kemenangan atau seremoni di atas panggung. Pertemuan keduanya berlangsung sederhana di area lorong dan ruang ganti stadion. Namun, percakapan singkat tersebut justru menghadirkan salah satu momen paling emosional setelah Indonesia memastikan gelar juara.

Elkan Baggott Ucapkan Terima Kasih kepada Erick Thohir

Dalam pertemuan tersebut, Elkan Baggott menyampaikan apresiasi kepada Erick Thohir atas perubahan yang terjadi dalam sepak bola Indonesia. “Sejak Anda datang, Anda membawa banyak perubahan bagi sepak bola Indonesia,” ujar Elkan.

Erick Thohir kemudian merendah dan mencoba mengembalikan pujian tersebut kepada sang pemain. “Bukan saya, tapi kamu yang membawa perubahan,” jawab Erick.

Namun, Elkan tetap pada pendiriannya. Ia menegaskan bahwa kontribusi Erick Thohir terhadap perkembangan sepak bola Indonesia sangat besar. Setelah mengucapkan kalimat tersebut, Elkan kemudian memeluk Erick Thohir dengan hangat.

“Tidak, Anda yang membawa perubahan. Saya berterima kasih karena Anda membawa perubahan kepada semuanya, kepada federasi, kepada tim. Anda membawa semuanya ke tempat yang lebih baik. Saya berterima kasih,” kata Elkan.

Momen Elkan Baggott memeluk Erick Thohir itu pun terasa semakin emosional karena terjadi hanya beberapa jam setelah sang bek memainkan peran penting dalam kemenangan dramatis Timnas Indonesia.

Elkan Baggott Cetak Gol Dramatis di Final

Sebelum momen haru tersebut terjadi, Elkan Baggott lebih dulu menjadi salah satu pahlawan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan berlangsung penuh drama. Indonesia sempat tertinggal 1-2 hingga memasuki babak tambahan waktu. Ketika harapan mulai menipis, Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat. Pada menit ke-116, bek kelahiran Bangkok tersebut mencetak gol penyama kedudukan melalui tembakan yang membentur bagian bawah mistar.

Gol itu membuat skor berubah menjadi 2-2 sekaligus menjaga peluang Indonesia untuk merebut trofi tetap terbuka. Elkan tidak hanya membantu lini pertahanan. Dalam situasi paling menentukan, ia justru tampil sebagai pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Elkan Baggott Sukses dalam Adu Penalti

Drama belum berakhir setelah skor imbang 2-2 bertahan hingga pertandingan memasuki adu penalti. Dalam babak tos-tosan tersebut, Elkan Baggott kembali menunjukkan keberaniannya.

Eksekusinya berhasil menjalankan tugas dengan baik. Indonesia akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti dan memastikan diri menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Bagi Elkan, malam tersebut menjadi salah satu pertandingan paling berkesan dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia. Ia tidak hanya membantu menjaga pertahanan, tetapi juga mencetak gol penting dan sukses menjalankan tugas ketika pertandingan ditentukan dari titik putih.

Gol Elkan Baggott Jadi Simbol Kebangkitan Garuda

Bagi jutaan suporter Indonesia, gol Elkan Baggott pada menit ke-116 bukan sekadar gol penyama kedudukan.

Gol tersebut menjadi jawaban atas ketegangan yang memenuhi SUGBK. Ketika waktu semakin sedikit dan Indonesia berada dalam posisi tertinggal, harapan Garuda kembali menyala melalui kaki Elkan.

Apalagi, pertandingan menghadirkan kembali rivalitas panjang Indonesia dan Thailand. Ketegangan, penantian, serta luka dari pertemuan-pertemuan sebelumnya seolah terbayar ketika Indonesia akhirnya mampu keluar sebagai pemenang.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan