Egy Maulana Vikri menjalani sesi latihan timnas Indonesia. (Foto: Dokumentasi PSSI)
Egy Maulana Vikri menjalani sesi latihan timnas Indonesia. (Foto: Dokumentasi PSSI)

Pelatih Singapura Tandai Egy dan Ingin Menang pada Waktu Normal

Kautsar Halim • 25 Desember 2021 11:58
Jakarta: Egy Maulana Vikri belum bisa dipastikan tampil saat timnas Indonesia menghadapi Singapura pada leg 2 semifinal Piala AFF, Sabtu 25 Desember pukul 19.30 WIB. Tapi, Tatsuma Yoshida selaku pelatih Singapura mengaku bakal mewaspadai pemain bernomor punggung 10 itu.
 
Egy belum pernah tampil pada lima laga timnas Indonesia sebelumnya di Piala AFF karena masih terikat komitmen membela FK Senica di liga tertinggi Slovakia. Tapi sejak Selasa 21 Desember lalu, Egy sudah tiba di Singapura untuk bergabung dengan skuad Garuda.
 
Berbagai persiapan sudah dilakukan Egy untuk menyambut leg 2 semifinal melawan Singapura, termasuk menjalani latihan penuh bersama rekan-rekan setimnya pada Kamis 23 Desember lalu. Dia pun sempat mengaku bugar dan siap dimainkan, tapi keputusan untuk ikut bertanding berada di tangan pelatih Shin Tae-yong.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan mengantisipasi pemain bernomor punggung 10 (Egy Maulana Vikri). Saya dengar dia akan mulai bermain. Indonesia memang memiliki pemain yang bagus," ujar Yoshida dalam jumpa pers virtual, Jumat (24/12/2021).
 
Namun, bukan hanya Egy yang menjadi perhatian Yoshida karena timnas Indonesia disebutkan juga memiliki beberapa pemain menonjol lain, termasuk Witan Sulaeman, Ramai Rumakiek, Ezra Walian, Pratama Arhan, Elkan Baggott dan Ricky Kambuaya. 
 
"Saya pikir, banyak pemain Indonesia yang berbahaya. Artinya, kami bisa menunjukkan apa yang kami punya dan kami bisa. Saya mau memperlihatkan kemampuan para pemain ini sebenarnya," tutur Yoshida.
 
Indonesia sempat bermain imbang 1-1 dengan Singapura pada leg pertama semifinal. Dengan begitu artinya, pertandingan leg 2 bisa bergulir hingga memainkan babak tambahan (2x15 menit) atau adu penalti apabila belum ditemukan pemenang pada waktu normal (2x45 menit) karena regulasi gol tandang dihapuskan pada fase gugur. Menanggapi itu, Yoshida berharap Singapura bisa menang pada waktu normal.
 
"Saya belum berpikir tentang adu penalti. Akan tetapi, saya berharap bisa menang dalam 90 menit. Meski begitu, peluang untuk melakoni babak tambahan dan adu penalti tetap ada," tutup Yoshida. (ANT)
 


 
(KAH)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif