Pernyataan tersebut disampaikan Erick setelah mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang menyaksikan laga final secara langsung.
Timnas Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Gelar tersebut menjadi trofi major pertama Timnas Indonesia sejak 1991. Indonesia juga untuk pertama kalinya menjuarai turnamen resmi yang digelar FIFA.
Erick Thohir Minta Timnas Serius Persiapkan Diri Menuju Piala Dunia
Final berlangsung sengit hingga babak perpanjangan waktu 120 menit dengan skor 2-2 sebelum ditentukan melalui adu penalti. Erick mengapresiasi perjuangan para pemain dan menekankan pentingnya perbaikan di sejumlah sektor untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
"Saya mengapresiasi perjuangan pemain sampai titik terakhir. Ini pelajaran bagus buat seluruh pemain, buat pelatih, bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan diri dan tantangannya sangat berat," ujar Erick seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora.
Erick Thohir menegaskan semangat juang tinggi harus terus dijaga untuk memajukan sepak bola nasional. Evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan sebagai persiapan menghadapi turnamen berikutnya di level benua.
"Kita bangsa Indonesia, kita bukan bangsa kalah-kalahan. Kita harus terus meningkatkan sepak bola kita. Ada beberapa kelemahan, ya, mungkin harus kita perbaiki kalau kita mau mempersiapkan untuk nanti di Piala Asia," tegasnya.
(Ahmad Raul)