Namun, orang tua Mbappe melarang anaknya pergi ke Madrid. Orang tua Mbappe menginginkan anaknya, yang kala itu berusia 16 tahun, untuk melanjutkan pendidikan lebih dulu di Prancis.
"Orang tua saya menginginkan saya memulai karier di Prancis, untuk belajar lebih dulu di Prancis," kata Mbappe kepada L'Obs.
Selain itu, kedua orang tua Mbappe juga khawatir fokus anaknya akan terbagi, tak hanya sepak bola dan pendidikan, tapi juga beradaptasi di negara baru dengan kultur baru.
"Tidak hanya untuk bermain sepak bola, tapi juga melanjutkan pendidikan saya. Untuk pergi ke Spanyol, meski ada Zidane, adalah negara baru dengan budaya yang berbeda," jelasnya.
Keputusan kedua orang tua Mbappe terbukti tepat. Mbappe menjelma menjadi wonderkid yang paling diburu ketika berseragam AS Monaco dan kini menjadi bintang bersama PSG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News