Pertandingan berlangsung cukup berimbang di Stadion Anoeta, San Sebastian, Spanyol dengan penguasaan bola berbanding 49% - 51%. Namun, para srikandi Lyon lebih cekatan ketika memanfaatkan peluang emas.
Statistik laga mencatat, Wolfsburg setidaknya punya 12 peluang di sepanjang laga. Namun, hanya 1 tembakan saja yang mengarah ke gawang, sedangkan 8 lainnya melenceng dan 3 kali diblok.
Di lain pihak, Lyon punya tujuh tembakan mengarah gawang dari total 15 peluang yang didapat. Tiga di antaranya menjadi gol dan hanya 2 tembakan saja yang mampu diblok lawan.
Lyon keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Masing-masing golnya dicetak oleh Eugenie Le Sommer (menit ke-25), Saki Kumagai (menit ke-44) dan Sara Bjork Gunnarsdottir (menit ke-88). Wolfsburg hanya bisa mencetak gol melalui Alexandra Popp pada menit ke-57.
Dengan kemenangan ini, artinya tim sepak bola putri Lyon sudah lima kali berturut-turut menjuarai Liga Champions wanita. Kemudian jika ditotal, sudah ada tujuh trofi serupa yang pernah mereka rebut.
Prestasi ini sedikit berbeda dengan pencapaian tim sepak bola putra Lyon yang sebelumnya gugur di semifinal Liga Champions 2019--2020. Tren negatif itu terpaksa terjadi karena kalah dari Bayern Muenchen dengan skor, 0-3. (aa.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News