Bentuk protes suporter Chelsea terhadap Liga Super Eropa. (Adrian DENNIS / AFP)
Bentuk protes suporter Chelsea terhadap Liga Super Eropa. (Adrian DENNIS / AFP)

Pengadilan di Spanyol Bela Proyek Liga Super Eropa

Kautsar Halim • 02 Juli 2021 18:47
Jakarta: Sebuah pengadilan komersial di Madrid memerintahkan UEFA untuk membatalkan berbagai sanksi yang bakal dijatuhkan kepada tiga klub inisiator Liga Super Eropa (ESL), yakni Real Madrid, Barcelona dan Juventus.
 
Pengadilan itu juga memerintahkan UEFA tidak mengambil langkah lebih jauh dalam upaya mengucilkan ketiga tim, yang bersikeras melanjutkan proyek ESL meski sembilan klub inisiator lainnya mundur. 
 
Pengadilan tersebut menyatakan UEFA tidak bisa memaksa untuk membubarkan proyek Liga Super Eropa. Kemudian, mereka juga bakal mencegah otoritas sepak bola Eropa itu menjatuhkan denda 100 juta euro (sekira Rp1,7 triliun) kepada klub-klub inisiator.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak pengadilan juga meminta Liga Premier Inggris maupun federasi sepak bola Italia (FIGC) membatalkan semua  sanksi terhadap semua klub penggagas Liga Super Eropa, termasuk AC Milan, Arsenal, Atletico Madrid, Chelsea, Inter Milan, Liverpool, Manchester City, Manchester United dan Tottenham Hotspur.
 
Sebelumnya, proyek Liga Super Eropa sempat diumumkan pada April lalu. Tapi tiga hari kemudian, sembilan klub inisiator di antaranya mundur karena desakan dan kritik dari suporter, pemerintah, pemain, pelatih hingga masyarakat sepak bola pada umumnya.
 
Guna mencegah hal sama berulang, UEFA mengancam bakal memberikan sanksi tegas kepada klub yang masih kukuh menggelar ESL, yakni Madrid, Barcelona dan Juventus. Tapi, penyelidikan UEFA terhadap tiga tim tersebut malah terhenti pada Juni. (ANT)
 


 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif