Suasana pasca pertandingan Piala Dunia 2022. (Foto: AFP/Giuseppe Cacace)
Suasana pasca pertandingan Piala Dunia 2022. (Foto: AFP/Giuseppe Cacace)

Akhirnya Terungkap, Ini Jumlah Pekerja yang Tewas dalam Proyek Piala Dunia 2022 Qatar

Friko Simanjuntak • 01 Desember 2022 10:00
Doha: Ketua penyelenggara Piala Dunia 2022 Qatar Hassan Al-Thawadi akhirnya mengungkap jumlah pekerja yang tewas dalam proyek Piala Dunia 2022. Jumlah tersebut jauh dari laporan sejumlah media.
 
Terungkapnya jumlah pekerja migran yang tewas dalam proyek Piala Dunia 2022 diketahui saat Hassan Al-Thawadi diwawancarai jurnalis senior, Piers Morgan. Pria yang belum lama ini juga menjadi sorotan lewat wawancara kontroversialnya dengan Cristiano Ronaldo itu mendesak agar Hassan memberikan angka pasti terkait jumlah pekerja migran yang tewas selama Qatar membangun berbagai fasilitas untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2022.
 
Pertanyaan Piers Morgan berdasarkan laporan dari media Inggris, The Guardioan yang menyebutkan bahwa ada sekitar 6.500 pekerja migran asal Asia Selatan yang tewas selama proyek Piala Dunia 2022. Jumlah ini merupakan akumulasi dari tahun 2010 di mana saat itu Qatar diumumkan sebagai pemenang bidding Piala Dunia 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perkiraannya sekitar 400. Antara 400 dan 500 – saya tidak punya angka pastinya, itu adalah sesuatu yang sedang dibahas,” ujar Hassan Al-Thawadi menjawab pertanyaan Piers Morgan soal angka pasti pekerja migran yang tewas.
 
Jumlah pekerja migran tewas yang diungkapkan Hassan Al-Thawadi sangat jauh dari jumlah yang dilaporkan oleh Guardian. Lantas, mengapa jumlah pekerja tewas ini bisa sangat jauh berbeda?
 
Menyikapi hal ini, salah seorang pejabat pemerintah Qatar coba memberikan klarifikasi. Menurutnya, angka 6.500 pekerja tewas yang disebutkan Guardian merupakan jumlah total kematian pekerja migran selama 10 tahun terakhir, dan itu pun bukan spesifik terkait dengan proyek Piala Dunia 2022.
 
"Ini tidak benar dan mengabaikan semua penyebab kematian lainnya termasuk penyakit, usia tua dan kecelakaan lalu lintas. Juga gagal untuk mengakui bahwa hanya 20% pekerja asing di Qatar yang bekerja di lokasi konstruksi," ujar pejabat pemerintah Qatar kepada CNN.
 
Terlepas mana data yang benar terkait jumlah pekerja migran yang tewas selama proyek Piala Dunia 2022, persiapan Qatar dalam menyambut turnamen sepak bola empat tahunan itu memang terus diwarnai berbagai pemberitaan negatif.
 
Selain dituding menyembunyikan data soal pekerja yang tewas, pemerintah Qatar juga disebut tidak memperlakukan para pekerja migran yang kebanyakan datang dari Asia dengan tidak manusiawi. Selain menyiapkan tempat tinggal yang tidak layak, para pekerja migran ini juga hanya dibayar Rp26.000 per hari yang disebut sangat jauh dari upah minimum yang harusnya diterima para pekerja migran.
 
Di luar bayaran murah yang diberikan kepada pada pekerjanya, Qatar telah menggelontorkan dana fantastis yakni hingga Rp3.500 triliun untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2022. Angka tersebut sekaligus menjadikan Piala Dunia 2022 Qatar merupakan Piala Dunia termahal sepanjang sejarah.
 
Jadwal Piala Dunia Qatar 2022
Akhirnya Terungkap, Ini Jumlah Pekerja yang Tewas dalam Proyek Piala Dunia 2022 Qatar
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
 
(ASM)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif