Pertandingan tersebut berlangsung sengit sejak awal. United Legends membuka keunggulan melalui gol Ashley Young pada menit kelima, tetapi North London Legends mampu menyamakan kedudukan lewat Emmanuel Adebayor pada menit ke-10.
North London Legends kemudian berbalik unggul setelah Santi Cazorla mencetak gol pada menit ke-28. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, United Legends berusaha mengejar ketertinggalan. Radamel Falcao berhasil mencetak gol pada menit ke-64 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
amun, North London Legends kembali unggul melalui gol Jermaine Pennant pada menit ke-74. Gol tersebut memastikan tim asuhan Henry menang 3-2 atas United Legends.
Henry Nikmati Pengalaman Melatih Legenda Arsenal
Henry mengaku menikmati kesempatan memimpin para mantan pemain Arsenal dari pinggir lapangan. Ia juga mengapresiasi suasana pertandingan yang mempertemukan dua kelompok legenda klub Inggris tersebut.
"Rasanya menyenangkan dan seru melatih. Senang bisa melihat semua orang, Arsenal, bahkan di sisi lawan," kata Henry.
Ia juga menilai dukungan penonton di SUGBK memberikan warna tersendiri dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, suporter Manchester United sempat mendominasi suasana pada awal laga sebelum pendukung Arsenal ikut bersuara ketika timnya mulai mencetak gol.
"Sangat luar biasa. Di awal laga, penonton Manchester United sangat mendominasi. Namun, ketika kami mulai mencetak gol, keriuhan dari pihak kami juga terdengar," ujar Henry.
Henry Puas dengan Jalannya Pertandingan
Selain senang membawa timnya menang, Henry turut menyoroti pentingnya keselamatan para pemain dalam pertandingan yang mempertemukan para legenda sepak bola tersebut.
“Secara keseluruhan, suasananya sangat bagus. Saya juga senang karena tidak ada pemain yang mengalami cedera serius dalam pertandingan seperti ini. Itu sangat penting. Tentu saja, selalu menyenangkan bisa meraih kemenangan,” ujarnya.
Henry juga menegaskan bahwa semangat untuk menang tetap terasa di antara para pemain meski pertandingan berlangsung dalam format ekshibisi.
"Pada akhirnya, semua orang ingin menang. Semua orang turun ke lapangan dan kami tidak menyerah begitu saja dengan mudah dan ramah, lalu kita lihat hasilnya di akhir laga. Semua orang ingin menang," kata Henry pada jumpa pers setelah pertandingan usai.
(Muhammad Zaidan Rizky)