Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

9 Denda Paling Aneh dalam Sejarah Sepak Bola (Bagian 1)

Friko Simanjuntak • 04 Oktober 2022 06:04
Jakarta: Ada banyak denda dalam sepak bola. Mulai pemain terlambat datang latihan, hingga terkena kartu merah, maka, pemain tersebut pasti kena denda. Dan ini adalah hal yang normal terjadi dalam dunia sepak bola.
 
Namun, tahukah kamu bahwa sepak bola juga menyimpan sisi unik atau mungkin aneh terkait denda yang diberikan kepada seorang pemain atau juga klub. Bahkan, beberapa denda aneh yang pernah diberikan dalam sejarah sepak bola, mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kita.
 
Tanpa berlama-lama, berikut 9 denda paling aneh dalam sejarah sepak bola seperti dilansir dari 90min.com:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


9. Denda akibat menyalip mobil pelatih
Sebelumnya, mari kita pikirkan beberapa alasan mengapa seorang pemain didenda karena sesuatu yang berhubungan dengan mobil mereka. Ngebut, mengemudi dalam pengaruh alkohol? Lalu, pernahkah terpikirkan bahwa seorang pemain terkena denda karena menyalip mobil pelatih?
 
Aneh bin ajaib, tapi hal ini benar-benar terjadi pada John Hewitt, pemain klub Liga Skotlandia, Aberdeen. Penyerang yang memperkuat Aberdeen pada periode 1979-1989 ini dihukum denda 20 poundsterling (Rp350 ribu) karena menyalip mobil sang pelatih saat tengah menuju pusat latihan Aberdeen.
 
Tahukah kamu siapa pelatih yang memberikan denda untuk Hewitt? Dia adalah pelatih legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson. Hewitt didenda karena menyalip mobil Fergie yang melaju dengan lamban. Tak hanya denda, pria yang saat ini berusia 59 tahun tersebut juga kena “hair dryer treatment” (omelan) dari sang pelatih memberikan 38 trofi juara dalam 26 tahun pengabdiannya di Old Trafford.
 
8. Denda karena menggunakan toilet wasit
Kita semua pasti tahu bagaimana rasanya mules dan kebelet ingin buang air besar (BAB). Pastinya hal pertama yang terlintas di pikiran kita adalah secepatnya mencari toilet. Bagaimana jika “keperluan mendesak” ini terjadi kepada seorang pemain sesaat sebelum dimulainya pertandingan?
 
Hal inilah yang terjadi pada mantan pemain Manchester United, Leicester City dan Blackburn Rovers, Robbie Savage. Ceritanya, pemain yang identik dengan rambut gondrongnya itu kebelet BAB sesaat jelang kick off pertandingan Liga Primer Inggris tahun 2022. Seperti manusia pada umumnya, ia langsung bergegas mencari toilet terdekat untuk buang hajat. Ia menggunakan toilet khusus yang disediakan untuk wasit.
 
Apesnya, wasit yang memimpin pertandingan tersebut, Graham Poll ternyata tidak terima toilet khusus untuknya digunakan Robbie tanpa seizinnya. Ia kemudian menulis kelakuan Robbie dalam laporannya usai pertandingan. Walhasil, Robbie Savage didenda oleh FA sebesar 10 ribu poundsterling (Rp172 juta). Waduh, sepertinya Poll marah karena mungkin Robbie lupa menyiram toiletnya ya. Unik!
 
7. Denda gara-gara potong rambut
Pemain sepak bola tak hanya sekadar atlet, tapi juga publik figur yang punya perhatian khusus terkait penampilannya. Salah satunya adalah potongan rambutnya. Namun, siapa sangka gara-gara ingin terlihat lebih tampan dan modis di lapangan, seorang pemain harus menerima denda hanya karena memangkas rambutnya.
 
Hal ini terjadi pada bintang baru Manchester United, Jadon Sancho dan Manuel Akanji (Manchester City). Namun, kejadian itu terjadi saat keduanya masih berkarier di Jerman, tepatnya bersama Borrussia Dortmund beberapa tahun lalu.
 
Jadi, ceritanya Sancho dan Akanji datang ke sebuah salon untuk memangkas rambut. Namun, mereka melakukannya di saat yang tidak tepat, yakni saat Jerman termasuk seluruh negara di semua belahan dunia tengah dilanda pandemi Covid-19.
 
Pemerintah Jerman diketahui memiliki aturan ketat terkait protokol kesehatan bagi masyarakat yang ingin beraktivitas di luar ruangan. Warga Jerman pada saat itu wajib mengenakan masker, dalam kondisi apapun, termasuk ketika memangkas rambut. Hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran Covid-19.
 
Nah, Sancho dan Akanji melanggar aturan tersebut. Mereka justru memposting foto tengah memotong rambut tanpa mengenakan masker. Imbasnya, mereka harus membayar denda sebesar 10 ribu euro (Rp150 juta).
 
6. Tidak Terima Didenda Murah
Penyadapan sangat bertentangan dengan aturan dalam hal transfer pemain. Tidak ada yang suka melihat klub melangkah terlalu jauh untuk mendapatkan pemain incaran mereka. Nah, hal inilah yang dilakukan Barcelona saat mereka merekrut Antoine Griezmann dari Atletico Madrid pada 2019 lalu.
 
Barcelona digugat oleh Atletico Madrid karena terbukti melakukan penyadapan dalam upayanya meminang Griezman. Kasus ini pun sampai dibawa ke pengadilan dan Barcelona harus membayar denda yang cukup murah, sebesar 300 poundsterling (Rp4,4 juta).
 
Namun, yang membuat kasus ini aneh dan sedikit konyol adalah, Barcelona tidak terima dengan sanksi denda tersebut. Mereka pun mengajukan banding atas sanksi denda yang sangat kecil untuk ukuran klub sebesar Barcelona. Bisa jadi, Barca harus keluar lebih banyak uang untuk mengurus proses bandingnya ketimbang jumlah denda yang harus mereka bayarkan.
 
Baca artikel lanjutannya yang berjudul: 9 Denda Paling Aneh dalam Sejarah Sepak Bola (Bagian 2)
 
(RIZ)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif