Timnas Belgia tunjuk Mark van Bommel gantikan Rudi Garcia. (Dok. RBFA)
Timnas Belgia tunjuk Mark van Bommel gantikan Rudi Garcia. (Dok. RBFA)

Timnas Belgia

Mark van Bommel Resmi Jadi Pelatih Timnas Belgia, Bidik Euro 2028

Kautsar Halim • 25 Juli 2026 01:04
Ringkasnya gini..
  • Federasi Sepak Bola Belgia resmi menunjuk Mark van Bommel sebagai pelatih baru Timnas Belgia dengan kontrak hingga Euro 2028.
  • Van Bommel menggantikan Rudi Garcia setelah sukses membawa Royal Antwerp menjuarai Liga Belgia pada musim 2022/2023.
  • Mantan gelandang Barcelona dan Bayern Munchen itu kini ditargetkan membawa Belgia meraih prestasi lebih tinggi di UEFA Nations League dan Euro 2028.
Jakarta: Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) resmi menunjuk Mark van Bommel sebagai pelatih kepala baru Timnas Belgia untuk menggantikan Rudi Garcia yang telah meninggalkan jabatannya setelah Piala Dunia 2026 berakhir.
 
Dalam pernyataan resminya, RBFA mengonfirmasi bahwa Van Bommel dikontrak hingga Piala Eropa (Euro) 2028. Pelatih berusia 49 tahun tersebut akan mulai bertugas pada 15 Agustus dan didampingi tiga asisten, yakni Boudewijn Zenden, Maarten Martens, serta Reinier Robbemond.
 
Penunjukan Van Bommel mengakhiri era kepemimpinan Rudi Garcia yang berlangsung selama 18 bulan. Di bawah arahan pelatih asal Prancis tersebut, Belgia berhasil mencapai babak perempat final Piala Dunia 2026 sebelum disingkirkan oleh sang juara, Spanyol.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya menjadi pelatih kepala Belgia. Belgia memiliki pemain-pemain luar biasa dan potensi yang sangat besar. Kami ingin membangun tim yang disiplin dan ambisius untuk bersaing dengan tim-tim terbaik di dunia,” ujar Van Bommel dalam pernyataan resminya.
 

Rekor Impresif di Liga Belgia


Penunjukan Van Bommel tidak lepas dari rekam jejak impresifnya di kompetisi Belgia. Pelatih asal Belanda itu sukses mengantarkan Royal Antwerp menjuarai Liga Belgia musim 2022/2023, sekaligus mengakhiri penantian gelar kasta tertinggi klub yang telah berlangsung selama 66 tahun.
 
Pengalaman tersebut diyakini menjadi modal penting bagi Van Bommel untuk beradaptasi dengan cepat dan memahami kultur sepak bola Belgia saat menangani The Red Devils.
 
“Kesuksesan memang tidak pernah dijamin, tetapi kerja keras, kejujuran, dan komitmen adalah hal yang pasti. Kami akan memberikan segalanya agar tim ini terus berkembang dan membuat masyarakat Belgia bangga,” tegas Van Bommel.
 

Tantangan Berat Van Bommel


Van Bommel mengambil alih timnas Belgia yang saat ini menempati peringkat kedelapan dalam ranking FIFA dengan fondasi skuad yang cukup solid. Pada Piala Dunia 2026, The Red Devils mencatatkan sejumlah hasil impresif, termasuk bangkit mengalahkan Senegal 3-2 di babak 32 besar dan menundukkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1 pada babak 16 besar.
 
Tantangan besar kini menanti mantan runner-up Piala Dunia 2010 itu. Selain memimpin Belgia menghadapi Italia dalam lanjutan UEFA Nations League pada September mendatang.
 
Van Bommel juga ditargetkan membawa The Red Devils melampaui pencapaian terbaik mereka di Piala Eropa (Euro), yang belum pernah menembus babak semifinal sejak format baru diterapkan.
 
(Ahmad Raul)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan