Penunjukan Forlan menjadi langkah cepat AUF untuk menjaga stabilitas tim nasional setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026. Mantan penyerang yang pernah membawa Uruguay meraih posisi keempat pada Piala Dunia 2010 itu akan mengemban tugas hingga Maret 2027. Selama masa tersebut, AUF akan mengevaluasi performanya sebelum memutuskan apakah kontraknya diperpanjang atau menunjuk pelatih tetap untuk memimpin Uruguay dalam siklus menuju Piala Dunia 2030.
Kegagalan La Celeste di Piala Dunia 2026
Uruguay mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang jauh dari harapan. La Celeste hanya mengumpulkan dua poin di Grup H dan finis di peringkat ketiga. Uruguay bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi, kembali bermain seri 2-2 menghadapi Tanjung Verde, serta menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol. Hasil tersebut membuat Uruguay menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan yang gagal menembus babak 32 besar.
Kegagalan itu membuat Marcelo Bielsa memilih mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas performa tim sepanjang turnamen.
Fokus Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030
Sebagai pelatih sementara, Forlan akan langsung memimpin Uruguay pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang dijadwalkan berlangsung pada September, Oktober, dan November mendatang. Selain itu, Uruguay juga akan menjalani sejumlah laga persahabatan internasional hingga Maret 2027 sebagai bagian dari proses pembentukan skuad baru.
Di luar tugasnya bersama tim senior, Forlan tetap dipercaya menangani tim nasional Uruguay U-20. Tim kelompok umur tersebut dijadwalkan tampil pada Kejuaraan U-20 Amerika Selatan pada Januari 2027.
Meski belum memiliki pengalaman panjang sebagai pelatih, Forlan bukan sosok asing di dunia kepelatihan. Ia pernah menangani Penarol pada 2020 selama 11 pertandingan sebelum melatih Atenas de San Carlos di kompetisi divisi kedua Uruguay dalam 12 pertandingan.
Sebagai pemain, Forlan merupakan salah satu ikon terbesar sepak bola Uruguay. Ia tampil dalam 112 pertandingan internasional dengan mencetak 36 gol serta dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2010 setelah membawa negaranya finis di peringkat keempat.
Kini, AUF berharap pengalaman, kepemimpinan, dan kharisma Forlan mampu mengembalikan performa La Celeste sekaligus mempersiapkan fondasi tim menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 dan turnamen-turnamen besar berikutnya.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda