Yamal membuka keunggulan Spanyol ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Pemain Barcelona tersebut bergerak ke dalam sebelum melepaskan tembakan keras menggunakan kaki kiri yang bersarang di sudut atas gawang Republik Ceko.
Gol itu membuat de la Fuente menunjukkan reaksi spontan dari pinggir lapangan. Ia meletakkan kedua tangan di atas kepala dan kemudian menoleh ke arah bangku cadangan dengan ekspresi tak percaya.
“Lamine tidak pernah berhenti mengejutkan kami semua,” kata de la Fuente dalam konferensi pers seusai pertandingan.
la Fuente sebut Yamal Punya Bakat Luar Biasa
De la Fuente menilai Yamal memiliki bakat dan kualitas luar biasa. Menurutnya, pemain berusia 19 tahun tersebut masih memiliki banyak ruang untuk berkembang meski sudah mampu mencetak sejumlah gol spektakuler.
“Dia memiliki bakat dan kualitas yang luar biasa. Dia masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada kita, dan masih ada jalan panjang sebelum kita melihat Lamine yang terbaik, meskipun dia selalu mencetak gol-gol spektakuler,” ujar de la Fuente.
Gol ke gawang Republik Ceko sekaligus menjadi torehan penting bagi Yamal. Untuk pertama kalinya, pemain sayap Barcelona itu mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut bersama Timnas Spanyol.
Sebelumnya, Yamal mencetak gol pada menit kedua ketika Spanyol menghadapi Inggris dan Kroasia pada pekan lalu. Rentetan tersebut semakin memperlihatkan produktivitasnya bersama La Furia Roja.
Produktivitas Yamal juga terlihat dari catatannya bersama klub dan tim nasional. Sejak 31 Agustus, ia terlibat langsung dalam 19 gol dan mencetak 12 gol untuk klub serta negaranya.
Catatan tersebut menjadi yang terbanyak dalam periode tersebut dibandingkan pemain lain dari klub yang bermain di lima liga top Eropa. Performa tersebut turut memperkuat namanya dalam persaingan penghargaan individu bergengsi.
De la Fuente Nilai Yamal Layak raih Ballon d'Or
De la Fuente kemudian memberikan penilaian tinggi terhadap peluang Yamal dalam perebutan Ballon d'Or. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan individu bergengsi yang diberikan kepada pemain sepak bola terbaik dunia.
Pelatih Spanyol itu bahkan mengatakan Yamal layak disebut sebagai pemain terbaik dunia apabila menjadi satu-satunya pemain Spanyol yang masuk nominasi Ballon d'Or.
“Jika dia satu-satunya pemain Spanyol yang dinominasikan untuk Ballon d'Or, saya akan mengatakan ya, dia yang terbaik di dunia,” kata de la Fuente.
De la Fuente menyebut status Yamal sebagai pemain terbaik dunia juga harus mempertimbangkan keberadaan pemain Spanyol lainnya. Ia menilai persaingan tersebut justru menunjukkan banyaknya pemain berkualitas yang dimiliki Spanyol.
“Dia melakukan semuanya dengan baik. Jika dia bukan yang terbaik, itu karena persaingan dari pemain Spanyol lainnya, dan bahkan dengan pemain-pemain tersebut, dia tetap salah satu yang terbaik,” sambung de la Fuente.
Pernyataan tersebut semakin mempertegas keyakinan de la Fuente terhadap kemampuan Yamal. Di usia 19 tahun, pemain Barcelona itu terus menjadi salah satu sorotan utama menjelang pengumuman penghargaan Ballon d'Or.
(Muhammad Zaidan Rizky)