Tekanan terhadap Infantino menguat setelah Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Salman bin Ebrahim Al Khalifa, mengeluarkan surat pernyataan pada Senin (10/8). Surat tersebut ditandatangani bersama Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF).
Ketiga konfederasi tersebut menyerukan perubahan dalam tata kelola FIFA serta meminta Infantino mundur dari jabatannya. Namun, sikap tersebut belum tentu mencerminkan pandangan seluruh anggota AFC.
Indonesia Jadi Negara Asia Pertama yang Beri Dukungan
Indonesia melalui PSSI menjadi negara Asia pertama yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Infantino. Dukungan tersebut berkaitan dengan penilaian PSSI terhadap peran Infantino dalam perkembangan sepak bola Indonesia.
Setelah Indonesia, dukungan juga datang dari Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Sri Lanka, Lebanon, Bhutan, Mongolia, Filipina, Bangladesh, dan Timor Leste. Dengan demikian, terdapat 11 negara Asia yang disebut secara terbuka mendukung Infantino.
Suara AFC Tidak Bulat
Perbedaan sikap tersebut menunjukkan suara anggota AFC tidak sepenuhnya bulat dalam menghadapi persoalan kepemimpinan FIFA. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai pertemuan 47 anggota AFC untuk menentukan sikap bersama terhadap Infantino.
Situasi tersebut berbeda dengan UEFA. Hingga saat ini, tidak ada negara Eropa yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Infantino di tengah desakan agar dirinya meninggalkan jabatan Presiden FIFA.
Dukungan dari CONCACAF
Dukungan terhadap Infantino juga muncul dari kawasan Amerika Utara, Tengah, dan Karibia. Meksiko menjadi negara dari CONCACAF yang diketahui secara terbuka menyatakan dukungan kepada Presiden FIFA tersebut.
Sementara itu, sekitar 40 anggota CONCACAF lainnya disebut menentang Infantino. Meski demikian, belum ada kepastian bahwa seluruh anggota konfederasi tersebut telah mengambil sikap secara resmi dan bulat.
Dengan adanya perbedaan sikap di sejumlah konfederasi, surat yang disampaikan AFC, UEFA, dan CONCACAF belum dapat dianggap sebagai suara mutlak seluruh anggota FIFA. Infantino juga menilai desakan tersebut lebih mencerminkan sikap sebagian pihak di dalam konfederasi.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda